Ditembak Berkali-kali Seorang Anak Jadi Korban Ketika Terjadi Demo, Ibu : Dia Hendak Beli Es Krim

Demo meminta perubahan pada sistem pemilu dan anggota komisi pemilihan umum berkahir rusuh dan menyebabkan empat orang meninggal

Ditembak Berkali-kali Seorang Anak Jadi Korban Ketika Terjadi Demo, Ibu : Dia Hendak Beli Es Krim
Daily Nation
Ilustration 

BANJARMASINPOST.CO.ID -- Demo anti- Independent Electoral and Bondaries Commision (IEBC) terjadi di Kisumu, Kenya, Afrika.

IEBC merupakan Komisi Pemilihan Umum yang ada di kenya, Afrika.

Aliansi oposisi yang dipimpin oleh Raila Odingan menginginkan adanya perubahan sistem dan anggota di IEBC.

Hal ini diharapkan segera dilakukan sebelum pemilu ulang tanggal 26 Oktober 2017.

Sebelumnya Mahkamah Agung Kenya, Jumat (1/9/2017), menyatakan hasil pemilihan umum presiden yang digelar pada 8 Agustus 2017 tidak sah.

Hasil dalam pesta demokrasi itu pun dinyatakan tidak berlaku, dan memerintahkan digelarnya pemilihan umum ulang.

Baca: Mahasiswa ULM Jadi Guru di Negeri Upin Ipin, Selu Sediakan Google Terjemahan Saat Mengajar

Demikian dikatakan Hakim Agung David Maraga, di Nairobi, seperti dikutip kantor berita AFP.

Saat demontrasi anti-IEBC terjadi, empat siswa yang tidak tahu apa-apa menjadi korbannya.

Dilansir dari Daily Nation, hasil otopsi menunjukkan ada luka peluru pada tubuh mereka.

Halaman
12
Penulis: Rika Apriyanti
Editor: Rika Apriyanti
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help