Berita Kalteng

Banyaknya Pungutan di Sekolah karena Pemerintah Belum Optimal Biayai Pendidikan? Ini Penjelasannya

Munculnya polemik seputar pungutan maupun sumbangan komite sekolah yang jadi perbincangan banyak kalangan di Kalimantan Tengah

Banyaknya Pungutan di Sekolah karena Pemerintah Belum Optimal Biayai Pendidikan? Ini Penjelasannya
tribunkalteng.co/fathurahman
Ketua Komisi C DPRD Kalteng, H Syamsul Hadi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Munculnya polemik seputar pungutan maupun sumbangan komite sekolah yang jadi perbincangan banyak kalangan di Kalimantan Tengah, juga mendapat tanggapan dari Ketua Komisi C Bidang Pendidikan DPRD Kalteng, H Syamsul Hadi ,Selasa (24/10/2017).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan Kalimantan Tengah ini, mengatakan, sumbangan komite sekolah tersebut masih sangat diperlukan oleh pihak sekolah.

Baca: Banyaknya Sekolah di Kalteng yang Memungut Sumbangan, Ini Tanggapan Anggota Dewan

Ini karena, dana yang ada untuk operasional sekolah khususnya untuk unit cost pembiayaan siswa perorang pertahun cuma Rp1, 4juta sedangkan idealnya Rp3, 5 juta pertahun.

Makanya, sebut dia, dana BOS tersebut belum memadai jika dibandingkan dengan keperluannya yang begitu besar untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Baca: Orang Tua Siswa SMAN 4 Palangkaraya Kaget Disodori Surat Pernyataan dari Komite Sekolah, Ini Isinya

"Dana APBD selama ini banyak terkuras untuk gaji pegawai, sehingga untuk mengoptimalisasi mutu pendidikan belum bisa, meskipun target 20 persen APBD untuk dana pendidikan sesuai ketentuan UU," katanya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help