Berita Kabupaten Banjar

Guru Sekumpul Pernah Beli Alat Hemodialisa untuk RSUD Raza, Bagaimana Nasibnya Kini?

Plt Direktur RSUD Ratu Zalecha dr Eko Subiyanto membenarkan alat cuci darah yang pernah digunakan untuk Guru Sekumpul

Guru Sekumpul Pernah Beli Alat Hemodialisa untuk RSUD Raza, Bagaimana Nasibnya Kini?
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Guru Muin (89) seorang ulama sepuh saat berkunjung ke Ruang Unit Layanan Hemodialisa di RSUD Ratu Zalecha. Bersama ulama lama lainya Guru Muin ingin melihat alat Hemodialisa peninggalan Guru Sekumpul. 

BANJARMASINPOST.CO.ID.MARTAPURA - Alat Hemodialisa peninggalan KH Zaini Bin Abdul Ghani atau dikenal Guru Sekumpul semasa menjalani cuci darah di RSUD Ratu Zalecha tahun 2004 hingga 2005 agaknya masih ada di rumah sakit tersebut.

Alat yang dibeli oleh Guru Sekumpul itu menjadi cikal bakal berjalannya layanan cuci darah di RSUD Ratu Zalecha.

Plt Direktur RSUD Ratu Zalecha dr Eko Subiyanto membenarkan alat cuci darah yang pernah digunakan untuk Guru Sekumpul masih ada di gudang logistik.

Cuma, untuk memastikan alat tersebut memang yang digunakan oleh Guru Sekumpul masih harus benar-benar dipastikan alarnya melalui pengecekan nomor registernya.

Baca: BREAKINGNEWS - Rumah Jomblo Hancur Disapu Puting Beliung

"Saya sudah tugaskan H Syahrudin perawat yang dulu pertama menggunakan alat dan menangani proses cuci darah Guru Sekumpul saat itu. Cuma saya masih belum terima laporanya,"ungkapnya.

Eko menyadari alat hemodialisa ini memang memiliki nilai historia yang begitu kuat karena saat itu Guru Sekumpul mempelopori layanan hemodialisa di rumah sakit itu dengan membeli dan menyumbangkan alat hemodialisa ke rumah sakit Ratu Zalecha.

Guru Sekumpul saat itu, membeli dua alat hemodialisa yang satu untuk digunakan untuk beliau dan satu diberikan untuk melayani warga.

Baca: Barito Putera Vs Bali United, Meski Bermain Imbang, Ada Sejarah yang Tercipta, Ini Buktinya


"Sampai sekarang kami sudah memiliki 16 unit alat hemodialisa dan akan terus dikembangkan. Alat peninggalan guru Sekumpul ini akan kita rawat dipajang diberikan keterangan historisnya sehingga masyarakat bisa mengetahui sejarah layanan Hemodialisa di rumah sakit ini, "katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved