Kampusiana

Usai Diresmikan, Galeri Investasi BEI Diserbu Mahasiswa STMIK Indonesia Banjarmasin

Tak heran usai peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua STMIK Indonesia Banjarmasin Khusnul Maad,

Usai Diresmikan, Galeri Investasi BEI Diserbu Mahasiswa STMIK Indonesia Banjarmasin
Achmad Maudhody
Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indonesia Banjarmasin diresmikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terlihat tak sabar, para mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Indoensia Banjarmasin menunggu dibukanya secara resmi ruang Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikampusnya.

Tak heran usai peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua STMIK Indonesia Banjarmasin Khusnul Maad, Kepala Pengembangan Wilayah BEI Harry Prasetyo dan Kepala Divisi Syariah FAC Sekuritas Indonesia Herry Gunawan, para mahasiswa langsung menyerbu ke dalam galeri.

Mereka terlihat antusias memerhatikan dua layar komputer yang menampilkan update pergerakan saham di aplikasi trading yang disediakan FAC Sekuritas Indonesia.

Tak segan mereka langsung bertanya berbagai hal terkait investasi di pasar modal mulai dari cara membaca grafik harga saham, cara mempelajari laporan keuangan dan melihat sentimen pasar kepada Herry yang juga nantinya sebagai pembimbing mereka.

Galeri Investasi BEI di kampus ini merupakan galeri ke 313 dan galeri kedua yang dikelola oleh FAC Sekuritas Indonesia di Banjarmasin.

Dijelaskan Herry Gunawan. Dari galeri investasi ini juga merupakan langkah untuk mencari bibit untuk menambah sumber daya manusia di industri pasar modal.

"Ketersediaan SDM pasar modal masih ada lag dibanding perkembangan pasar modal, jadi melalui galeri nanti diharapkan muncul SDM unggul dan bisa menjadi wakil perantara perdagangan efek (WPPE)," kata Herry.

Saat ini ada sekitar 1500 lebih mahasiswa aktif di STMIK Indonesia Banjarmasin. Husnul Maad berharap semua mahasiswa nantinya bisa aktif, mulai bertransaksi dab berinvestasi.

Kegiatan aktif di pasar modal juga sebagai jalan untuk kembangkan karakter profesional, unggul dan kompetitif. "Mahasiswa kami bisa banyak belajar, karena ini termasuk edukasi praktek langsung," kata Husnul.

Sedangkan Ketua Yayasan Pendidikan Bina Ibu yang mengelola STMIK Indonesia Banjarmasin Zairullah Azhar berpendapat, dibukanya Galeri Investasi BEI dikampus STMIK merupakan win-win solution.

Bagi pemerintah dan BEI dapat meningkat literasi dan inklusi pasar modal dan bagi kampus sebagai kesempatan pengembangan ilmu pengetahuan terapan.

"Ini harus dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin, tidak hanya untuk mahasiswa tapi juga dosen dan keluarga besar STMIK Indonesia Banjarmasin," kata Zairullah.

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help