Berita Kotabaru

Waduh! Pejabat Ini Mengakui Penyaluran DAK Disetop, Ternyata Ini Alasannya

Hasbi beralasan tidak tercapai target disyaratkan sehingga berimbas disetopnya penyaluran sisa pagu DAK Rp 23 miliar lebih

Waduh! Pejabat Ini Mengakui Penyaluran DAK Disetop, Ternyata Ini Alasannya
Banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Kepala Bidang Jalan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru Hasbiyanta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Disetopnya penyaluran DAK triwulan II, III dan IV oleh Kementerian Keuangan karena tidak terpenuhinya target realisasi serapan 75 persen dari nilai 30 persen dari jumlah pagi Rp 34 miliar lebih tidak ditepis Kepala Bidang Jalan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru Hasbiyanta.

Hasbi beralasan tidak tercapai target disyaratkan sehingga berimbas disetopnya penyaluran sisa pagu DAK Rp 23 miliar lebih, itu karena terkendala di pelelangan.

"Karena ada mis di pelelangan sehingga menyebankan waktu habis di situ. Jadi harus dua kali melelang untuk DAK itu," kata Hasbiyanta, Rabu (25/10/2017).

Sementara setelah lelang kedua dilaksanakan, waktu sudah sangat mepet. Begitu dilaksanakan kontrak pada Agustus, namun hanya uang muka yang bisa terserap.

"Karena ending proses lelangnya memang sangat mepet dengan batasan itu. Ya dari 30 persen dari pagu Rp 34 miliar hanya uang muka yang bisa terserap. Jadi prakontrak sebenarnya yang banyak menyita waktu," jelasnya.

Diketahui tidak terserapnya DAK sebesar 30 persen yanf disalurkan pemerintajlh pusat, untuk kegiatan peningkatan jalan di wilayah Pantai, Hampang dan Magalau.

"Tapi progres masih bisa jalan," ungkanya.

Terkait disetopnyan penyaluran DAK triwulan II, III dan IV, tambah Hasbiyanta pihaknya telah mengajukan dispensasi ke Kementerian Keuangan dan masih menunggu jawaban. Dengan alasan, karena kejadian itu tidak hanya di Kotabaru, tapi juga terjadi di daerah lain.

"Kita sambil berupaya. Dan, sudah ke Dirjen Keuangan Kementerian PU. Tapi bila mentok juga tanggung jawab daerah untuk membayarnya," tandas Hasbiyanta.

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved