Berita Balangan

Antusias, SMAN 1 Tebing Tinggi Jalankan Program Satu Jam Berbahasa Inggris Setiap Jumat

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada sekolah SMA negeri/swasta, serta SMK negeri/swasta

Antusias, SMAN 1 Tebing Tinggi Jalankan Program Satu Jam Berbahasa Inggris Setiap Jumat
banjarmasinpost.co.id/elhami
SMAN 1 Tebing Tinggi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada sekolah SMA negeri/swasta, serta SMK negeri/swasta di Kalsel agar siswa menerapkan bahasa Inggris di lingkungan sekolah.

Hal ini tertera dari surat edaran yang dikeluarkan oleh pihak Disdik Provinsi dan saat ini sudah diterima oleh SMA/SMK di Kabupaten Balangan.

Salah satu isi dari surat edaran tersebut adalah setiap sekolah agar dapat mengatur dan menerapkan berbahasa Inggris selama satu jam setiap hari Jumat pada hari sekolah.

Salah satu sekolah SMA yang mendapatkan surat edaran tersebut adalah SMAN 1 Tebing Tinggi.

Kepada BPost, Kepala Sekolah Eko Prayitno menyambut baik program 1 jam berbahasa Inggris di lingkungan sekolah tersebut.

Baca: Sekolah di Kalsel Wajib Berbahasa Inggris Tiap Jumat, Disdik Minta Segera Diterapkan

Menurutnya tujuan dari program tersebut adalah guna mensukseskan generasi Kalsel yang berdaya saing sesuai Visi Misi Gubernur.

"Secara pribadi insyallah sudah terbiasa dengan program sejenis itu, karena backround saya guru B. Inggris dan sebelum ditugaskan di SMAN 1 Tebing Tinggi saya pernah bertugas di sekolah dua bahasa/bilingual school," ujarnya.

Lebih lanjut khusus di SMAN 1 Tebing Tinggi sudah dua semester ini sekolah juga sudah mempunyai Ekstrakurikuler English Club.

Oleh karena itu siswa sudah terbiasa menggunakan istilah-istilah sederhana dalam B. Inggris.

"Bahkan kedepannya kami akan menerapkan bilingual teaching learning, sebagai upaya optimalisasi program dari Disdik Kalsel tersebut," katanya.

Baca: Survei: Indonesia Kalah dengan Vietnam Soal Kemampuan Berbahasa Inggris

Sementara itu salah satu siswa kelas XI IPA, Junaidi mengatakan, program tersebut membuat mereka mempunyai banyak teman untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris, sementara ini mereka hanya bisa praktik dengan guru B. Inggris atau sesama anggota english club di sekolah.

"Dengan adanya program ini maka antar siswa di sekolah akan saling mengasah kemampuan berbahasa inggrisnya," pungkasnya.

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved