Kriminalitas Tanahlaut

Sidang Pengeroyokan Penggali Parit, Ningsih Yakin Suaminya Tak Bersalah

Itu dikatakan saat mengikuti sidang kedua perkara yang membelit suaminya di Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (26/10/2017).

Sidang Pengeroyokan Penggali Parit, Ningsih Yakin Suaminya Tak Bersalah
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Suwito, Rasmo Sigit Susanto dan Pendukung Y. Lada, warga Desa Ambawang, Kecamatan Batuampar, duduk sebagai terdakwa pelaku pengeroyok pekerja penggali parit batas lahan di Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (26/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Ningsih, istri Suwito, terdakwa kasus pengeroyokan terhadap pekerja penggali parit batas lahan HGU di Desa Ambawang, merasa yakin suaminya tak bersalah.

Itu dikatakan saat mengikuti sidang kedua perkara yang membelit suaminya di Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (26/10/2017).

Ningsih mengaku selama ditinggalkan suaminya, kebutuhan rumah tangga bersama putrinya yang balita mengharapkan bantuan kerabat dan warga Desa Ambawang.

Baca: Hastag #Hannaanisa Ramai di Twitter, Ternyata Warganet Pada Nyari Video Ini

"Setiap minggu ada bantuan dana untuk keperluan keluarga kami. Mau bagaimana lagi suami saya ditahan. Bantuan itu cukup atau tidak cukup, harus dicukupkan. Padahal, suami saya itu mempertahankan hak lahan kami, kok menjadi terdakwa," katanya sambil menggendong buah hatinya.

Ningsih tidak sampai selesai mengikuti jalannya persidangkan. Waktu istirahat atau skor sidang karena mendengarkan azan menandai tibanya salat Ashar, dia memilih keluar ruang sidang utama.

Baca: Warga Pendukung Terdakwa Kasus Pengeroyokan Penggali Parit Padati Ruang Sidang

Itu untuk menenangkan anaknya yang menangis di dekat ruang penyusui anak yang disediakan pihak manajemen Pengadilan Negeri Pelaihari.

"Saya tidak selesai mendengarkan keterangan saksi tadi. Anak saya ini menangis mencari saya. Tapi semua keterangan saksi korban terhadap suami saya, sepertinya tidak benar semua. Warga banyak kok yang menyaksikan saat peristiwa terjadi," ujarnya.

Baca: Lagi, Setelah Matahari, Satu Ritel Ternama Juga Menutup Usahanya di Jakarta

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved