Kriminalitas Tabalong

Beraksi di Dua Toko di Tabalong, Dua IRT Asal HSS Ini Mengaku Sebagai Mia dan Lia

Berdasarkan laporan yang diterima Polres Tabalong, keduanya sudah melakukan dugaan penipuan, di dua toko dalam waktu yang berbeda.

Beraksi di Dua Toko di Tabalong, Dua IRT Asal HSS Ini Mengaku Sebagai Mia dan Lia
Ist
Dua IRT Asal HSS diamankan di Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dua IRT, Wahidah alias Idah (26), warga Desa Pakuan RT. 03 Kecamatan Telaga Langsat dan Rupaida alias Rupa (28), warga Desa Tibung Raya RT. 01 Kecamatan Sungai Raya, HSS, ternyata tak hanya sekali melakukan aksinya.

Berdasarkan laporan yang diterima Polres Tabalong, keduanya sudah melakukan dugaan penipuan, di dua toko dalam waktu yang berbeda.

Pertama, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 15.00 Wita, di Toko Pesona Karpet Jln Ir PHM Noor RT. 8 Keluraham Sulingan Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Di toko ini kedu pelaku, memulai aksinya dengan pura-pura memilih barang-barang di toko.

Baca: Memalukan! Malaysia Terpaksa Kembalikan Satu Medali Emas SEA Games, Ini Penyebabnya!

Lalu, kedua memilih dua set kasur da bantal dan kemudian membujuk korban agar barang tersebut mereka jualkan ke kawasan Tanjung Selatan, Tabalong, dengan janji akan membayarnya dan menjanjikan paling lamanya waktunya selama 1 jam.

Untuk lebih menyakinkan, pelaku juga memberikan nomor telepon dan mengaku bernama Mia.

Tapi ternyata setelah berhasil membawa 2 set kasur dan bantal, kedua pelaku tidak pernah kembali lagi sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta.

Sedangkan lokasi kedua yang menjadi sasaran pelaku adalah Toko Diana Collection Dian Pelangi, Jln Ir PHM Noor KelurahanPembataan, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong.

Baca: Dua IRT Asal HSS Diamankan Jajaran Polres Tabalong karena Diduga Terlibat Kasus Ini

Di toko ini keduanya beraksi pada, Jumat (20/10/2017) sekitar pukul 16.30 wita dan berhasil membawa kabur 8 baju jenis Abaya dan 7 buah kerudung dengan total harga sekitar Rp 9.200.000.

Modus yang dilakukan keduanya juga sama dengan yang dilakukan pada korban pertama, hanya nomor telepon yang diberikan berbeda dan kali ini mengaku bernama Lia.

"Keduanya akan dikenakan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 jo 372 KUH Pidana," tegas Kasatreskrim AKP Mars Suryo Kartiko.(*)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help