Berita Jakarta

Peringatan Sumpah Pemuda, Megawati Tulis Pesan Khusus untuk Orang-orang Ini

Berdasarkan keterangan tertulis, hadir ratusan pemuda yang merupakan kader dan simpatisan KBM dari berbagai daerah

Peringatan Sumpah Pemuda, Megawati Tulis Pesan Khusus untuk Orang-orang Ini
kompas/ant
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kiri) berbincang dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumsel Giri Ramanda N Kiemas (kanan) saat menghadiri Konsolidasi Organisasi Partai PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Selatan di Palembang Sport and Convention Center (PSCC) Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (13/9/2017). Rapat Konsolidasi Internal tersebut membahas persiapan PDIP dalam pemenangan Pilkada Serentak di Sumsel tahun 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan pesan khusus pada kader dan simpatisan Komunitas Banteng Muda (KBM) yang menggelar peringatan Sumpah Pemuda bertajuk Festival Banteng Muda, Sabtu (28/10/2017), di Gedung KBM, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterangan tertulis, hadir ratusan pemuda yang merupakan kader dan simpatisan KBM dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, serta lebih dari 100 tamu undangan dalam acara tersebut.

Saat memberikan sambutan, Ketua Umum KBM Banyu Biru Djarot, membacakan amanat dari Megawati.

"Merdeka. Hai pemuda pemudi Indonesia. Biar badan hancur lebur, jiwa pikiran kita tetap satu jua, untuk Indonesia Raya," kata Banyu, membacakan amanat yang ditulis tangan dan ditanda tangani Megawati tersebut.

Untuk memeriahkan acara, KBM menggelar beberapa lomba yang diikuti 150 pendaftar. Di antaranya lomba pidato sesuai gaya pahlawan favorit, pidato ala Bung Karno, pidato dengan ekspresi milenial bertema satukan pemuda, serta lomba foto dengan pakaian tradisional bertema Bhinneka Tunggal Ika.

“Kini, di era milenial para pemuda harus terus menggelorakan dan menguatkan tekad untuk tetap mengimplementasikan isi dari Sumpah Pemuda,” kata Banyu.

Pembina KBM, Romy Soekarno dalam acara itu juga menyampaikan sambutan dan secara khusus membacakan puisi karya Bung Karno berjudul Aku Melihat Indonesia.

“Dengan Sumpah Pemuda, tidak ada lagi pemisahan antara Jong ini dan Jong itu, antara pemuda Jawa dan Pemuda Sumatera. Semua punya semangat sama untuk merdeka,” ungkap Romy.

Guys! Barita ini juga ada di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved