Pabrik Petasan Terbakar

Buah Simalakama Bagi Istri Tukang Las Pemicu Kebakaran! Pilih Suami Mati Atau Hidup?

Subarna merupakan tukang las yang diduga menjadi pemicu awal ledakan dan kebakaran di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses

Buah Simalakama Bagi Istri Tukang Las Pemicu Kebakaran! Pilih Suami Mati Atau Hidup?
tribunnews.com
Istri Subarna, salah satu tersangka kebakaran pabrik kembang api di Pergudangan 99, Kosambi Tangerang, Nur Kuraisin bersama anak sulungnya Asep Mulyana di RS. Ciputra pada Senin (30/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Perasaan tak menentu berkecamuk di dalam diri Nur. Sebab, di satu sisi ia masih mengharapkan suaminya, Subarna Ega, selamat dari ledakan dan kebakaran hebat di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses.

Di sisi lain, ia pun khawatir nasib suaminya setelah kepolisian menetapkan dia sebagai tersangka.

Subarna merupakan tukang las yang diduga menjadi pemicu awal ledakan dan kebakaran di pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses dengan korban tewas mencapai 49 pekerja pada Kamis (26/10) lalu.

Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran percikan api dari kegiatan las yang dilakukannya menjadi penyebab ledakan dan kebakaran di pabrik tersebut.

Baca: Ingat! Besok 31 Oktober Registrasi Kartu Prabayar, Begini Caranya

Baca: Miris, Kisah Pilu Grand Master Ardiansyah Habiskan Umur di Rumah Susun Minim Perhatian Pemerintah

Baca: Enteng! Ini Cara Registrasi Ulang Kartu Simpati, AS, XL, Indosat Ooredoo, Tri, SmartFren

Menurut Nur, suaminya tidak bisa serta merta disalahkan dari kejadian kebakaran pabrik petasan yang menewaskan 48 orang itu.

Sebab, Subarna Ega hanya menjalankan perintah tugas dari atasannya untuk melakukan pengelasan. Sementara, sebelumnya Subarna hanya bertugas sebagai sopir mobil boks pengantar barang di kantor pusat PT Panca Buana Cahaya Sukses, Jalan Kamal Raya, Jakarta Barat.

"Ya kalau tersangka boleh tersangka, tapi dia kan namanya orang pekerja disuruh sama bosnya, ya pasti kerja. Soalnya kan kerjaannya dia kan bukan tukang las, tapi sopir," ungkap Nur.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help