Kriminalitas Tanahlaut

Gara-gara Kelalaian Ini, Jambret Terpaksa Tinggalkan Ninjanya dan Kabur ke Hutan

Pria itu diketahui warga kerap wira-wiri di wilayah Tambangulang dan sekitarnya, diduga mengincar pengendara perempuan

Gara-gara Kelalaian Ini, Jambret Terpaksa Tinggalkan Ninjanya dan Kabur ke Hutan
mukhtar wahid
Inilah sepeda motor Kawasaki Ninja diparkir di depan Mapolsek Tambangulang. Motor sport itu ditinggal pelaku jambret di dekat SPBU Pulausari, Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut, Selasa (31/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Seoramg pria diduga pelaku jambret berhasil diamankan anggota Polsek Tambangulang, Kabupaten Tanahlaut, Kalsel, Selasa (31/10/2017) petang.

Pria itu diketahui warga kerap wira-wiri di wilayah Tambangulang dan sekitarnya, diduga mengincar pengendara perempuan yang melintas malam hari di Jalan Nasional.

"Kami tak ingin disebut nama, takut kawanan mereka mencari kami. Soalnya malam itu pelakunya kabur meninggalkan sepeda motor Ninja Itu," ujar warga Desa Pulausari.

Kendaraan roda dua merek Kawasaki Ninja merah bernopol DA 5493 VF dengan knalpot tak standar diduga milik satu pelaku dari dua jambret.

Informasi dihimpun, pengungkapan kasus dugaan jambret atau pencurian dengan pemberatan itu akan disampaikan Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan usai apel gelar pasukan operasi Zebra Intan 2017, Rabu (1/11/2017).

Sebelumnya, peristiwa penjambretan itu menghebohkan pengguna jalan dan warga Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang, Senin (30/10/2017) malam.

Korban jambret belakangan diketahui bernama Tiara, sempat berteriak maling saat bersua dengan kedua pelaku. Kedua pelaku yang berkendara sepeda motor Kawasaki Ninja merah berhenti di depan SPBU Pulausari.

Warga Pelaihari itu diajak pelaku berdamai. Kemudian tas korban berisi uang dan telepon genggam dikembalikan pelaku di depan SPBU Pulausari, Desa Pulausari, Kecamatan Tambangulang.

"Kami menduga pelaku itu kehabisan bahan bakar. Kami melihat pelaku menyerahkan tas kepada korban dan memohon berdamai dengan korban. Kami tetap kepung kedua pelaku agar niat berdamai dengan korban cepat diketahui polisi. Saat polisi tiba, pelaku kabur masuk hutan," ujar warga.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved