Aturan Taksi Online

Ini Perjalanan Regulasi Taksi Online, Sempat Dilarang Akhirnya Bisa Beroperasi Walau Tak Bebas

Pemerintah beberapa kali mengubah kebijakan, mulai Menteri Perhubungan dijabat Anotinus Jonan hingga kini dipimpin Budi Karya Sumadi.

Ini Perjalanan Regulasi Taksi Online, Sempat Dilarang Akhirnya Bisa Beroperasi Walau Tak Bebas
Banjarmasinpost.co.id/Rahmadhani
Para supir taksi konvensional protes dan menolak kehadiran taksi online beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pengaturan operasional taksi oline mengalami pasang surut sejak 2015 lalu.

Pemerintah beberapa kali mengubah kebijakan, mulai Menteri Perhubungan dijabat Ignasius  Jonan hingga kini dipimpin Budi Karya Sumadi.

Memang, aturan tidak bisa menguntungkan semua pihak, namun paling tidak, dengan adanya regulasi semua pihak bisa menjalankan usaha taksi dengan aman, tanpa ada persaingan tidak sehat.

Kemajuan teknologi memang tak dapat terelekan, oleh karena itu pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo pun berupaya mengakomodir untuk bidang transportasi dengan membuka kesempatan taksi online beroperasi namun, dengan dibikin aturan tertentu.

Baca: Besok Aturan Taksi Online Berlaku, Perusahaan Harus Wajib Menaati Aturan Tarif, Kalau Tidak

Baca: Tarif Atas Bawah Sudah Taksi Online Ditentukan, Ini Jadi Acuan dalam Bergerak

Baca: Dirjen Perhubungan Darat Perbolehkan Taksi Online Tetap Beroperasi 1 November Nanti

Berikut perjalanan regulasi taksi online yang dibikin oleh pemerintah hingga aturan terbaru bakal berlaku pada besok, Rabu, 1 November 2017, dirangkum dari berbagai sumber.

* 2 September 2015: Kapolda Metro Jaya saat itu, Tito Karnavian memberikan empat opsi untuk menyelesiakan masalah Go-Jek

* 17 Desember 2015: Kemenhub melarang pengoperasian transportasi pelat hitam berbasis aplikasi internet

Halaman
123
Penulis: Royan Naimi
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help