Berkat Gambut Barakat

Berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) LLAJ, fungsi terminal angkutan jalan dapat ditinjau dari tiga unsur. Fungsi terminal bagi penumpang

Berkat Gambut Barakat
BPost Cetak
Tajuk Bpost 

MAU diapakan Terminal Gambut Barakat Km 17 di Kabupaten Banjar? Dioperasikan secara penuh. Setengah-setengah. Atau tidak sama sekali. Jawaban dari pertanyaan itu akan kita lihat 2 November 2017 besok. Pada tanggal 2 tersebut terminal menggunakan dana dari APBN, APBD provinsi dan APBD kabupaten difungsikan.

Berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) LLAJ, fungsi terminal angkutan jalan dapat ditinjau dari tiga unsur. Fungsi terminal bagi penumpang, adalah untuk kenyamanan menunggu, kenyamanan perpindahan dari satu moda atau kendaraan ke moda atau kendaraan lain, tempat fasilitas-fasilitas informasi dan fasilitas parkir kendaraan pribadi.

Kemudian, fungsi terminal bagi pemerintah adalah dari segi perencanaan dan manajemen lalu lintas untuk menata lalu lintas dan angkutan serta menghindari dari kemacetan, sumber pemungutan retribusi dan sebagai pengendali kendaraan umum.

Fungsi terminal bagi operator/pengusaha adalah pengaturan operasi bus, penyediaan fasilitas istirahat dan informasi bagi awak bus dan sebagai fasilitas pangkalan.

Makanya, sebelum Terminal Gambut Barakat itu berfungsi, persiapan terus dilakukan. Persiapan itu di antaranya pemasangan pengeras suara untuk pengumunan di ruang tunggu, pemasangan sebuah televisi LCD 22 inch di salah satu sisi ruang tunggu, dan pemasangan alat pendingin di ruang istirahat sopir. Semua fasiltas itu untuk menyenangkan penumpang dan sopir.

Sayangnya dalam persiapan pengoperasian Terminal Gambut Barakat muncul kabar yang kurang enak. Para sopir juga bersiap-siap mengadakan aksi mogok massal. Sebanyak 500 unit taksi L-300, Bus AKAP-AKDP dan Taksi Argo Kota tidak beroperasi. Para sopir akan mengalihkan kegiatannya ke kantor DPRD Kalsel. Mereka akan menyuarakan aspirasi mereka kepada wakil rakyat, terkait nasib mereka dengan beroperasi Terminal Gambut Barakat. (BPost edisi Selasa, 30/10/2017)

Ancaman mogok massal ini harus diperhatikan secara serius. Karena dampak dari mogok massal sangat tidak produktif. Aktivitas perekonomian bisa tersendat. Aktivitas warga bisa terhenti. Namun patut digarisbawahi, memperhatikan itu bukan berarti mengurungkan niat untuk menunda atau membatalkan beroperasinya Terminal Gambut Barakat.

Beroperasi Terminal Gambut Barakat harus tetap berjalan sesuai rencana. Banyak berkat yang didapat dari beroperasi Terminal Gambut Barakat itu. Salah satunya mengurangi kemacetan di Km 6. Karena semua angkutan umum akan masuk ke dalam terminal Gambut Barakat, baik jenis Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP).

Kita harapkan pengoperasian Terminal Gambut Barakat sesuai dengan rencana. Artinya tidak ada lagi yang namanya penundaan atau toleransi dalam bentuk apa pun. Sangat sayang sekali kalau pengoperasian Terminal Gambut Barakat tidak optimal. Karena berdirinya terminal tersebut tidak hanya menguras uang miliran rupiah, tapi juga sudah menguras tenaga, pikiran dan emosi. (*)

Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help