Buat Para Istri! Malam Ini, Mintalah Suami Memeluk Anda dari Belakang, Manfaatnya Luar Biasa!

Nah, salah satu posisi tidur yang dianjurkan oleh para pakar bagi pasangan suami istri adalah posisi tidur suami memeluk istri dari belakang

Buat Para Istri! Malam Ini, Mintalah Suami Memeluk Anda dari Belakang, Manfaatnya Luar Biasa!
intisari
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ketika terlelap dengan keadaan pasangan memeluk memang menyenangkan. Sensasi rasa hangat dan merasa dilindungi menyatu sehingga menciptakan perasaan aman.

Nah, salah satu posisi tidur yang dianjurkan oleh para pakar bagi pasangan suami istri adalah posisi tidur suami memeluk istri dari belakang, karena memiliki manfaat positif.

Selain membuat suami merasa memiliki Anda seutuhnya, secara psikologis dia pun akan merasa lebih pulas tertidur karena merasa memiliki "sandaran" hidup.

Baca: Echa si Putri Tidur Bikin Video Lewat HP Mamanya, Ungkapkan Ingin Bertemu Deddy Corbuzier

Sebuah penelitian di Medical University of Vienna menyatakan bahwa tidur berpelukan dapat meredakan stres kerja atau stres lingkungan sosial, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan memori.

Namun, hal-hal positif tersebut akan berbalik negatif jika Anda memeluk orang asing atau seseorang yang tidak Anda sayang.

Posisi memeluk dari belakang ini disebut juga dengan istilah forward bear.

Baca: Ngeri, Saat Pergi ke Lapangan Golf, Orang Ini Menemukan Ular Besar yang Sedang Memangsa

Manfaat posisi tidur suami memeluk istri dari belakang, bisa menjaga gairah pria karena memungkinkan jemarinya bebas menyentuh area sensitif pada tubuh Anda.

Menurut Tod Sinett dalam bukunya The Truth About Back Pain, posisi tersebut jika dilakukan dengan lutut sedikit ditekuk akan sangat baik untuk pasangan yang memiliki masalah tulang punggung.

Selain itu, studi juga mengatakan bahwa pasangan suami istri yang sering melakukan posisi tidur suami memeluk istri dari belakang, ditemukan lebih awet muda.

Penelitian menjelaskan, hal yang demikian terjadi disebabkan karena mereka bahagia saling mencintai, sehingga hormon oksitosin (hormon bahagia) pun terlepas merata dalam tubuh masing-masing pasangan.

Editor: Murhan
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help