Berita Balangan

Lahan Tak Bisa Diandalkan, Warga Desa Trans Lajar Papuyuan Terpksa Cari Ini di Luar

Aud Tahyudin seorang warga melaporkan kepada BPost, Rabu (1/11/2017) bahwa saat ini pengukuran oleh kontraktor sudah dilakukan di lapangan.

Lahan Tak Bisa Diandalkan, Warga Desa Trans Lajar Papuyuan Terpksa Cari Ini di Luar
elhami
Kondisi saluran air persawahan di Desa Trans Lajar Papuyuan Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Kabar gembira bagi warga Desa Trans Lajar Papuyuan Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan keinginan selama sembilan tahun yaitu pembuatan atau normalisasi saluran akhirnya kini sudah ada titik terang.

Aud Tahyudin seorang warga melaporkan kepada BPost, Rabu (1/11/2017) bahwa saat ini pengukuran oleh kontraktor sudah dilakukan di lapangan.

Adanya aktivitas ini tentu saja membuat warga senang akhirnya realisasi normalisasi sungai bisa diwujudkan.

"Betul saat ini sudah ada titik terang soal saluran ini, jujur permintaan krosial warga selama ini ya normalisasi saluran ini, sembilan tahun kami memperjuangkan," ujarnya.

Menurutnya, pihak BNPB pusat dan kabupaten dalam hal ini BPBD Balangan sudah meninjau lokasi, bahkan sudah dilakukan pengukuran.

Dikatakannya, kenapa saluran ini penting karena berkaitan dengan lahan yang menjadi garapan utama masyarakat.

Selama ini diceritakannya, ketidakberaturannya saluran air mengalir membuat lahan warga tak tergarap dengan maksimal, malah banyak yang gagal karena selalu ke banjiran.

"Jujur saja warga disini sangat sulit untuk bercocok tanam, pasalnya air tak menentu, apalagi banjir, pertanian tergenggelam, peternak ikan lepasan, kebun sawit tenggelam, aduh apa yang mau warga olah," keluhnya mewakili warga.

Menurutnya, kalau ini sudah ada, warga kami bisa dibilang akan sejahtera, pasalnya lahan, perikanan, kebun, akan sangat nyaman di olah, karena air teratur masuknya, kalaupun banjir, tapi tidak membutuhkan waktu lama untuk surut.

Selama ini lanjutnya, dengan kondisi lahan yang ada, warga terpaksa mencari penghasilan dengan menjadi buruh diluar, karena mengandalkan lahan tak akan bisa selama saluran pembuangan air ini belum ada.

"Hampir 100 persen semua warga laki-laki disini menjadi buruh diluar, kayapa lagi, lahan sulit diolah," cetusnya.

Adapun rencana saluran yang akan dinormalisasi adalah 12 km, dan diharapkan pengerjaan lancar serta tepat waktu.

"Adanya pengerjaan ini warga sangat gembira, jika sudah selesai dipastikan lahan akan semakin mudah digarap, semoga selesai tepat waktu," harapnya.

Kepala BPBD Balangan Alive Yoesfah Love ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa saat ini pengukuran sudah berlangsung dilapangan dan diperkirakan bulan ini juga realisasi pengerjaan dilapangan.

"Ya benar, targetnya selama sebulan nanti selesai normalisasinya, anggaran yang disediakan dari BNPB pusat," pungkasnya singkat.

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved