BanjarmasinPost/

Berita Internasional

Mau 'Berkeliling Dunia Melalui Pasir'? Tempat Ini Cocok Untuk Didatangi

Di Jepang, terdapat tempat khusus berupa museum untuk menampung karya seni dari pasir dan mampu dinikmati sepanjang tahun.

Mau 'Berkeliling Dunia Melalui Pasir'? Tempat Ini Cocok Untuk Didatangi
www.sand-museum.jp
Para pengunjung melihat karya seni dari pasir bertemakan 'jalan-jalan ke Amerika Serikat' 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kebanyakan karya seni dari pasir dapat kita lihat saat berada di pantai, dan hanya bisa dinikmati dalam jangka waktu sedikit.

Di Jepang, terdapat tempat khusus berupa museum untuk menampung karya seni dari pasir dan mampu dinikmati sepanjang tahun.

Tempat tersebut adalah The Sand Museum atau Tottori Sand Museum di Prefektur Tottori Jepang.

Museum pasir yang pertama di dunia itu dibangun pada tahun 2006 di Prefektur Tottori yang terkenal akan kekayaan alamnya yaitu pasir. Padang pasir seluas 14 kilometer disulap menjadi museum unik yang ada di dunia.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Liga Champion Malam Ini, Ujian Berat 3 Tim Inggris

Karya-karya yang dibuat di museum ini hanya menggunakan pasir dan air. Tottori Sand Museum memiliki tema utama 'Berkeliling dunia melalui pasir'. Pematung pasir aktif asal Jepang, Chaen Katsuhiko adalah produsen produktif di museum Tottoro dan juga di luar negeri.

Untuk tema karya di museum pasir ini biasanya berganti setiap tahunnya. Tema karya yang pernah dipajang di museum pasir pertama di dunia ini juga biasanya mengikuti musim tertentu.

Pada tahun 2013, tema museumnya adalah Asia Tenggara. Semua karya-karya yang dipajangkan tentunya menampilkan beberapa patung dan gedung-gedung khas Asia Tenggara.

Sedangkan pada tahun 2017, tema yang diambil adalah Amerika Serikat. Dapat terlihat patung liberty dari pasir dan ukiran empat kepala presiden Amerika Serikat di permukaan granit Gunung Rushmore yang juga dibuat dari pasir.

Baca: Kejaksaan Ungkap Tujuh Modus Dalam Kasus Perjalanan Dinas Luar Daerah DPRD Banjar Selama 2 Tahun

Para seniman pemahat pasir ini bekerja 9 jam seharinya selama kurang lebih 2 bulan demi membentuk karya-karya luar biasa di antaranya karikatur pasir Gunung Rushmore, patung Ella Fritzgerald dan Louis Amstrong, serta karikatur penandatangan Declaration of Independence. Total pasir yang digunakan sendiri diperkirakan 3000 ton.

Hadirnya museum pasir pertama di dunia yang berlokasi di Jepang, membuat prefektur Tottori kini semakin dikenal dan ramai dikunjungi banyak orang. (Banjarmasin Post/Amirul Yusuf)

Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help