Kriminalitas Tanahlaut

NEWSVIDEO: Polres Tala Ungkap Kasus Jambret, Sabu Hingga Penyelundupan Kayu Ulin

Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan mengatakan kedua pengedar sabu itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dari 13 pengedar narkotika jenis sabu dan obat terlarang yang diungkap jajaran Polres Tanahlaut selama Oktober 2017 ini. Dua di antaranya diduga merupakan jaringan pengedar narkotika Lapas Karangintan, Kabupaten Banjar.

Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan mengatakan kedua pengedar sabu itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. Tak hanya itu keduanya juga sudah lama menjadi target penangkapan polisi.

"Pelaku mengedar sabu tidak hanya di Kecamatan Jorong saja. Tapi juga mengedarkan sabu hingga di wilayah Kecamatan Kintap," katanya kepada awak media, Rabu (1/11/2017).

Baca: Polres Tala Ungkap 13 Pengedar Sabu, Ternyata Dikirim dari Lapas Narkotika

Sentot menduga sabu tersebut diperoleh dari bandar di Lapas Kabupaten tetangga.

"Saya mencoba berkoordinasi dengan Direktorat Narkoba Polda Kalsel dan Polres Banjar untuk menggeledah terduga bandar sabu," ujarnya.

Polres Tanahlaut juga berhasil menggagalkan penyelundupan enam kubik kayu ulin. Muatan tersebut dimuat di dua unit mobil pikap dan berhasil digagalkan Satreskrim Polres Tanahlaut melintas di bundaran Parit, Kelurahan Pelaihari.

Polisi mengamankan dua unit mobil pikap beserta sopirnya, M Noor Sapriansyah dan Ibrahim Ramadani karena disangka melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Liga Champion Malam Ini, Ujian Berat 3 Tim Inggris

Seorang tersangka mengaku hanya mengambil upah angkut dari Tanahbumbu hingga ke Pemasiran Lianganggang, Kota Banjarbaru senilai Rp 250 ribu.

"Bosnya Agus yang kabur. Rumahnya di Kelurahan Saranghalang," katanya, Rabu (1/11/2017).

Penjambret bermotor Ninja berwarna merah, Rahmadu juga diamankan. Di hadapan Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan, pelaku mengaku mengincar korban karena kehabisan uang setelah bersantai di kawasan wisata Gunung Kayangan.

Ia berboncengan dengan adiknya, Ramadani melihat korban melintas di Gunung Kayangan. Korban dibuntuti hingga melewati Polsek Tambangulang.

Saat korban berkendara melintasi kuburan, tas korban ditarik paksa Rahmadi. Korban jambret belakangan diketahui bernama Tiara, sempat berteriak maling saat bersua dengan kedua pelaku. Apes bahan bakar sepeda motor Ninja habis di depan SPBU Pulausari, pelaku pun diamankan warga yang mengetahui kejadian tersebut. 

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved