Begini Kata Pengamat Kebijakan Publik ULM Soal Pemindahan Terminal dari Km 6 ke Km 17

Pembangunan terminal Km 17 merupakan satu langkah Pemprov Kalsel untuk mengembangkan perkotaan

Begini Kata Pengamat Kebijakan Publik ULM Soal Pemindahan Terminal dari Km 6 ke Km 17
BANJARMASINPOST.co.id/milna sari
Terminal Km 17, Senin (30/10/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pembangunan terminal Km 17 merupakan satu langkah Pemprov Kalsel untuk mengembangkan perkotaan dan koridor ekonomi.

Maka dari itu, terminal salah satu cara menjawab faktor kemacetan dan kemanfaatan nilai kota.

Apalagi Terminal Km 6 kelayakannya hanya untuk angkutan dalam kota.

Taufik Arbain
Taufik Arbain ()

Faktor-aktor kebijakan berkaitan dengan terminal mesti sama-sama memandang ke arah nilai manfaat bersama dan kepentingan pembangunan, termasuk juga sopir.

Jika AKAP mangkal di Km 17 tidak ada yang dirugikan.

Malah menjadikan angkutan dalam kota dinamis sebagai penghubung Terminal Km 17 dengan Terminal Km 6, terlebih lagi untuk angkutan bus.

Namun demikian, Pemprov Kalsel bisa memulai dengan memindahkan bus dulu baru AKAP.

Ini mirip kasus 1980-an ketika terjadi penolakan untuk pindah dari Terminal Ulin Km 1 ke Terminal Induk Km 6.

Harus segera dilakukan pemindahan. Sebab ini berhubungan dengan agenda pembangunan proyek pusat yang akan dibangun di Banjarbakula Kalsel.

Jadi, para sopir harus melihat aspek manfaat dan kepentingan bersama, pemerintah harus benar-benar perlu energi ekstra dalam persoalan ini dengan keputusan win-win solution.

Diambil alih pusat tapi pemgelolaan tetap pada pemprov sebagai wakil pemerintah pusat.

Energi ekstra pemerintah adalah bagaimana para sopir masih bisa survive kehidupannya. (BANJARMASINPOST.co.id)

Berita ini telah terbit di BANJARMASIN POST edisi hari ini

Baca juga berita menarik seputar hukum, kriminalitas, olahraga, seni budaya, selebritas di koran METRO BANJAR hari ini

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved