Berita HSU

Perda Sudah Disahkan, 52 Menara Komunikasi di HSU Bakal Ditarik Retribusi

Jumlah menara komunikasi yang ada diHSU berjumlah 52 menara, satu diantaranya menara yang dibangun pada rooftop.

Perda Sudah Disahkan, 52 Menara Komunikasi di HSU Bakal Ditarik Retribusi
Shutterstock
Illustrasi menara komunikasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika akan segera memberlakukan retribusi menara telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS)

Hal ini dilakukan mengingat Peraturan Daerah mengenai menara komunikasi juga telah disahkan.

Kepala Bidang IT Dinas Kominfo Haridi mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan pendataan ulang terhadap pemilik menara komunikasi.

Haridi menambahkan pemilik menara komunikasi ada yang berubah pengguna, sehingga pihaknya perlu melakukan pendataan ulang secara berkala. Agar retribusi dikenakan kepada pengguna menara komunikasi saat ini.

Baca: Echa si Putri Tidur dan Keluarga Hadir di Hitam Putih Trans 7 Malam Ini, Tapi Juga Ada Sosok Ini

Baca: Yuk, Baca Surah Yasin Malam Jumat, ini Lho Ternyata Manfaatnya

Jumlah menara komunikasi yang ada di Kabupaten HSU berjumlah 52 menara, satu diantaranya menara yang dibangun pada rooftop.

Besaran retribusi mengacu pada Perda karena penghitungan setiap menara berbeda. Pemberlakuan retribusi juga disesuaikan dengan jarak dan jenis menara.

Rata rata retribusi menara komunikasibpertahun sekitar Rp 1,5 juta pertahun. "Setelah data sesuai akan diajukan menjadi Peraturan Bupati," ujarnya.

Saat Perbup telah disahkan barulah retribusi menara dapat dimasukkan dalam daftar Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihaknya juga telah membentuk kesepakatan kepada para pemilik menara. Dimana jika terjadi pemindahan penggunaan menara komunikasi wajib melapor.

Baca: Ternyata Hal Ini yang Bisa Membuat Doa Kita Tidak Dikabulkan Allah

Baca: Aneh Tapi Nyata, Benda Asing Ditemukan dari Perut Mereka, Tapi Ada yang Tidak Terdeteksi Rontgen

"Sebagian pemilik menara yang datanya telah falid juga mengakj bersedia membayar retribusi menara, dan pernyataan tersebut dituangkan dalam berita acara," ujarnya.

Haridi menambahkan pihaknya optimis retribusi menara bisa diberlakukan tahun depan. (*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help