Berita Tanahlaut

Wakil Kalsel Juara Ketiga Musabaqah Baca Kitab Tingkat Nasional, Begini Pengalamannya

Faturrahman, perwakilan peserta dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih juara ketiga dalam musabaqah baca kitab

Wakil Kalsel Juara Ketiga Musabaqah Baca Kitab Tingkat Nasional, Begini Pengalamannya
istimewa
Faturrahman berfoto bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Syaifuddin seusai penganugerahan pemenang Musabaqah Baca Kitab Tingkat Nasional 2017 di Jakarta, belum lama ini. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Faturrahman, perwakilan peserta dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meraih juara ketiga dalam musabaqah baca kitab dan lomba karya tulis Ilmiah bagi penghulu tingkat nasional di Jakarta, 29-1 November 2017 ini.

Lelaki kelahiran Banjarmasin, 19 April 1975 lalu itu hanya kalah dari perwakilan Provinsi Bengkulu dan peraih juara kedua dari Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kintap ini mengaku senang dengan capaian prestasi yang diraihnya. Merasa bangga Itu pasti karena penganugerahan pemenang lomba musabaqah baca kitab diserahkan langsung Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Syaifuddin.

"Alhamdulillah, Saya juara ketiga musabaqah baca kitab tingkat nasional 2017. Saya hanya kalah dari perwakilan Provinsi Bengkulu dan Provinsi DKI Jakarta. Dianugerahi oleh pak Menteri Agama RI," katanya kepada BPost Group, Kamis (2/11/2017).

Baca: Wow, Pelaksanaan MTQ ke-30 Provinsi Kalsel Digelar Atas Sungai Martapura

Faturrahman berharap prestasi yang diraihnya membawa berkah maslahat dan manfaat khususnya bagi Kementerian Agama dan masyarakat pada umumnya.

Menurutnya, pembahasan dalam kitab yang dilombakan itu materi yang biasa dialami dan ditemui di tengah masyarakat. Dalam lomba itu, kisahnya ada beberapa kategori penilaian, seperti betul bacanya, benar terjemahnya dan pemahamannya.

"Pendalaman materi yang dibaca dengan menggali wawasan ketokohan. Terutama yang terkait dengan keadaan kekinian. Setelah ini, saya kembali bertugas melayani masyarakat di Kecamatan Kintap, sembari terus belajar demi kemajuan agama, nusa dan bangsa," katanya.

Terpisah, Kepala Bidang Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, Ahmad Sawiti pun salut dan bangga. Itu karena kali prestasi perdana bagi perwakilan Kalsel hingga tembus dalam sepuluh besar pada ajang bergengsi tersebut.

Baca: Tak Habis Pikir! Gadis 18 Tahun Jatuh Cinta dan Menikah dengan Ayahnya Sendiri, Ini Alasannya

Terlebih berhasil juara ketiga pada musabaqah baca kitab tingkat nasional 2017 dimaknai sebagai momentum untuk terus dipertahankan.

Sawiti berharap akan bermunculan penghulu di Kalsel yang mampu membaca kitab kuning atau kitab gundul, seperti Faturrahman, Kepala KUA Kecamatan Kintap, Kementerian Agama Kabupaten Tanahlaut

Sawiti mengaku untuk kedepan ada wacana, setiap rekrutmen jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan penghulu di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, wajib mampu membaca kitab kuning.

"Saat ini karena keterbatasan sumber daya manusia, kepala KUA dan penghulu belum diwajibkan mampu baca kitab kuning. Kedepan jelas harus mampu membaca kitab kuning dan langsung diangkat sebagai Kepala KUA dan penghulu," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help