BanjarmasinPost/
Home »

News

» Sains

Sains

Asteroid Alien Mendekati Kita dan Mengerikan yang Terjadi jika Hantam Jakarta

Sebuah benda langit, mampir dalam tata surya kita. Bukan komet, ini merupakan asteroid kecil yang berdiameter 150 sampai 500 meter

Asteroid Alien Mendekati Kita dan Mengerikan yang Terjadi jika Hantam Jakarta
kompas.com
Asteroid A/2017 U1, nampak sebagai bintik putih kecil di tengah-tengah dengan latar belakang garis-garis putih. Diabadikan dengan teleskop William Herschell (4,2 meter) di Observatorium La Palma, Canary (Spanyol) pada 25 Oktober 2017 TU. Teleskop disetel mengikuti gerak asteroid, sementara gerak asteroid tidak sama dengan gerak semu bintang-bintang. Sehingga bintang-bintang tersebut terlihat sebagai garis-garis. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pertengahan Oktober 2017, Bumi baru saja kedatangan tamu spesial.

Sebuah benda langit, mampir dalam tata surya kita. Bukan komet, ini merupakan asteroid kecil yang berdiameter 150 sampai 500 meter, yang diberi nama asteroid alien A/217 U1.

Ibaratnya, asteroid ini seperti kerikil di tengah luasnya hamparan tata surya. Meski begitu, semua mata khususnya astronom sangat tertarik untuk memelototinya.

Asteroid ini sangat menarik, dan tergolong asteroid alien. Disebut demikian karena asteroid ini tidak berasal dari tata surya kita. Juga tidak terikat pada satu bintang induk dalam galaksi. Alias asteroid yatim.

Banyak juga yang menyebut, asteroid ini merupakan pengelana yang hanya singgah sebentar dalam tata surya kemudian pergi lagi untuk seterusnya.

Dalam artikel yang ditulis laman blog Ekliptika, astronom amatir Marufin Sudibyo mengungkapkan bahwa asteroid alien merupakan bagian dari benda langit yang terdorong sangat jauh hingga terusir ke luar dari lingkungan tata surya.

Benda langit yang terusir ini melalang buana di ruang antar bintang.

Orbit asteroid A/2017 U1 pada 25 Oktober 2017 TU terhadap orbit planet-planet inferior. Nampak asteroid berasal dari belahan langit sebelah utara ekliptika dan bergerak secara retrograde atau berlawanan arah dengan arah gerakan planet-planet inferior pada umumnya.

Setelah dilakukan penelitian akumulatif sampai Kamis (26/10/2017) terkumpul 59 data yang mendukung benda ini memenuhi karakter asteroid.

Halaman
123
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help