Berita Tanahlaut

Dewan Pertanyakan Kinerja Guru Bersertifikasi di Tanahlaut, Sukamta Janji Lakukan Pengawasan

Anggota fraksi DPRD Tanahlaut mempertanyakan kinerja guru bersertifikasi di Tanahlaut apakah sudah meningkatkan mutu anak didiknya.

Dewan Pertanyakan Kinerja Guru Bersertifikasi di Tanahlaut, Sukamta Janji Lakukan Pengawasan
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Sukamta 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Anggota fraksi DPRD Tanahlaut mempertanyakan kinerja guru bersertifikasi di Kabupaten Tanahlaut apakah sudah meningkatkan mutu anak didiknya.

Itu disampaikan dalam rapat paripurna pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pengakuan rencana peraturan daerah atas peraturan daerah nomor 7 tahun 2011 tentang pengelolaan pendidikan di Kabupaten Tanahlaut.

Sebagian anggota dewan menilai dana pemerintah pusat yang digelontorkan untuk guru pemegang sertifikasi, Itu hanya untuk mempercantik penampilan guru bersangkutan dengan melakukan kredit mobil atau kredit rumah.

Anggota DPRD Tanahlaut berharap sebelum rancangan perubahan peraturan daerah tentang pengelolaan pendidikan di Tanahlaut dibahas dalam rapat panitia khusus. Mereka ingin berdialog dengan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanahlaut.

Baca: BREAKINGNEWS: Kebakaran di Jahri Saleh, BPK Serbu Sumber Api, Ini Link Live Facebooknya

Dewan juga ingin komitmen pemerintah Kabupaten Tanahlaut melakukan pengawasan terhadap kinerja guru bersertifikasi karena biaya yang digelontorkan negara, bertujuan peningkatkan mutu pribadi guru agar berimbas kepada anak didiknya.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati Tanahlaut, Sukamta berjanji akan melakukan pengawasan terhadap para guru pemegang sertifikasi. Menurut Sukamta ada mekanisme pengawasan bagi para guru bersertifikasi tersebut.

Diakui Sukamta hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Tanahlaut belum mendapatkan kepastian berapa kuota tenaga pendidikan yang statusnya ditingkatkan menjadi aparatur sipil negara (ASN) baik melalui jalur khusus maupun jalur umum.(*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help