Tantangan Administrasi Publik Zaman Now

Dalam keseharian kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini tentunya tidak pernah lepas dari administrasi publik. Ini merupakan proses

Tantangan Administrasi Publik Zaman Now
BPost cetak
Muhammad Riyandi Firdaus 

Oleh: M Riyandi Firdaus S Sos M AP
Dosen STIA Tabalong dan Peneliti Muda Lembaga
Kajian Politik Dan Pembangunan Daerah (IRDePos) Kalsel

Dalam keseharian kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini tentunya tidak pernah lepas dari administrasi publik. Ini merupakan proses kerjasama antara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya dalam kesatuan masyarakat (Herbert Simon, 2010).

Hal ini dapat diartikan pada proses administrasi publik terdapat organisasi makro yang berwujud sebagai sebuah negara serta tak lepas dari sebuah kerjasama (input) dalam mewujudkan tujuan masyarakat (publik). Selain itu, jika ada sebuah tujuan di dalamnya, maka output (keluaran) dari kerjasama tersebut adalah efektif dan efisien.

Persepsi mendasar yang sering terdengar mengenai sebuah proses administrasi publik hanya terkungkung pada peristiwa catat-mencatat, dokumentasi dan lain sebagainya. Lebih dari itu, sejatinya peristiwa tersebut hanya bagian kecil dari proses administrasi publik.

Utamanya proses administrasi publik menyangkut pengaturan sebuah negara dengan pemerintah sebagai administrator dalam menjalankan tugas dan fungsinya seperti mengambil keputusan (kebijakan publik), perencanaan pembangunan, manajemen sumber daya manusia sampai kepada pelayanan publik untuk masyarakat.

Artinya hal ini menandakan pentingnya pemahaman mendalam terhadap sebuahproses administrasi publik, terlebih lagi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) baik itu bagi pemerintah sebagai administrator (penyelenggara) serta masyarakat sebagai penerima menjadi hal yang utama.

Komponen Strategis
Sejatinya terdapat empat komponen strategis dalam proses administrasi publik. Pertama, apa yang dilakukan oleh pemerintah. Ini sangat erat kaitannya dengan tindakan politis seperti penentuan kebijakan, perencanaan aparatur, kinerja serta authority.

Kedua, bagaimana pemerintah mengatur negara. Mengatur (baca : manajemen) sebuah negara tidak lah semudah membalik telapak tangan. Diperlukan berbagai susunan perangkat pemerintahan yang tepat dan cepat dalam mewujudkan tujuan sebuah negara.

Ketiga, bagaimana pemerintah dalam mewujudkan kerja sama. Mewujudkan (implementasi) sebuah kerjasama antar instansi pemerintah dalam sebuah negara untuk mencapai tujuan, terlebih lagi dalam iklim demokrasi harus menekankan kepada hubungan moril.

Keempat, bagaimana pemerintah untuk tetap bertanggung jawab. Menjadi sebuah tanggung jawab (akuntabel) bagi pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk mewujudkan tujuan masyarakatnya (publik), dimana ini sangat erat hubungannya dengan sebuah keadilan.

Halaman
123
Editor: BPost Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved