Berita Kabupaten Banjar

NEWSVIDEO : Memprihatinkan, Sarkiah Selama Tiga Tahun Hanya Bisa Terbaring

selama sakit, dia dan anak-anaknya yang merawat Sarkiah. Mereka bergantian membersihkan badannya maupun mengganti popoknya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sarkiah (62) terbaring di atas kasur kapuk di ruang tengah rumahnya. Warga Jalan Mesjid RT 5 Rw 2 itu nyaris tidak lagi bisa menggerakan seluruh anggota tubuhnya. Suara seraknya pun berulangkali memanggil putranya, Hanafi (37) maupun Rafii (33).

Keduanya pun sabar menanyakan keinginan ibundanya dan segera memenuhinya. "Apa ma, mau apa mama," ujar Rafii dengan halus menanyakan keinginan sang ibunda.

Dia mengangkat dan meluruskan kedua kaki ibundanya, kemudian memiringkan tubuh ibundanya. Sang kakak, Hanafi juga demikian perhatian kepada ibundanya. Dia menggendong ibundanya dan mendudukkannya ke kursi.

Baca: Madura United Vs Barito Putera, Laskar Antasari Kena Kutukan di Tanah Jawa?

Selama tiga tahun lamanya, Sarkiah tidak berdaya. Seluruh anggota tubuhnya, tidak bisa digerakkan. Aktivitasnya pun bergantung kepada suami dan anak-anaknya. Sarkiah, diduga mengalami penyakit syaraf terjepit.

Menurut Suami Sarkiah, Munjirin, istrinya mengalami kondisi lumpuh hampir tiga tahun lamanya.

Sarkiah juga tidak pernah dibawa berobat ke rumah sakit. Alasannya, karena biaya. "Saya hanya kerja tukang bangunan tidak ada dana untuk membawa Sarkiah ke rumah sakit," katanya.

Menurutnya, selama sakit, dia dan anak-anaknya yang merawat Sarkiah. Mereka bergantian membersihkan badannya maupun mengganti popoknya.

Baca: LIVE STREAMING Chelsea Vs Manchester United, The Blues Unggul di Stamford Bridge

"Bergantianlah kami. Pokoknya, harus ada yang menjaga," ujar Munjirin.

Menurut Putra Sarkiah, Hanafi, ibundanya dulu sudah pernah dirontgen untuk mengetahui penyebab penyakitnya. Diagnosa dokter saat itu, Ibundanya mengalami gangguan pada syaraf tulang belakang.

"Diagnosa dokter ibu mengalami penyempitan syaraf tulang belakang akibat adanya syaraf terjepit di tulang belakang. Tapi hanya sebatas itu untuk operasi apa daya kami tidak punya dana untuk yang mencapai puluhan juta," ujarnya.

Baca: LIVE STREAMING Sassuolo Vs AC Milan, Rossoneri Terancam Turun Empat Tingkat

Menurut Munjirin, kemungkinan mengalami syaraf terjepit saat masih kecil terjatuh di depan Masjid Alkoramah saat masjid itu masih belum dipusar sebesar sekarang. "Mungkin masih kecil tidak dirasakan. Setelah sudah tua baru terasa dampaknya baru terasa,"imbuhnya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help