BanjarmasinPost/

Travel

Enaknya Kereta Api Eksekutif Purwokerto-Jakarta, Kapan Ya di Kalimantan Seperti Ini?

Apalagi ada sarana transportas seperti kereta api seperti jalur dari Jakarta ke Purwokerto, Jawa Tengah yang bagi sebagian masyarakat di Kalimantan

Enaknya Kereta Api Eksekutif Purwokerto-Jakarta, Kapan Ya di Kalimantan Seperti Ini?
bbc
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beruntunglah bagi daerah di Pulau Jawa atau tepatnya di dekat ibu kota Republik indonesia, karena infrastruktur seperti jalan tol, jalan darat dengan pengeras permukaan jalan yang mulus akan terasa dibandingkan pembangunan infra struktur jalan di luar Jawa, seperti di Kalimantan pada umumnya atau akses dari Kalimantan Selatan ke arah Timur dan Tengah.

Apalagi ada sarana transportas seperti kereta api seperti jalur dari Jakarta ke Purwokerto, Jawa Tengah yang bagi sebagian masyarakat di Kalimantan masih asing dengan sarana transportasi ini, dan membuat masyarakat pedalaman Kalimantan makin tertinggal.

Keberuntungan dekat ibu kota Republik Indonesia itu ditambah juga sebagai kota transit jalur Selatan dirasakan bagi Kabupaten Purwokerto yang aksesnya selain bisa lewat jalan darat seperti jalan raya, kereta api juga pesawat.

Hanya saja menurut Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan yang lahir di wilayah Jawa Tengah, soal penerbangan ini dulu ada Sempati Air sekarang hanya ada Susy Air, itupun penumpangnya boleh dikatakan bisa dihitung dengan jari karena masyarakat banyak memilih naik kereta api yang hanya memerlukan waktu tempuh sekitar empat jam setengah saja, jika ikut Kereta Api Indonesia (KAI) kelas Eksekutif.

Bagi yang menggunakan transpor bus umum, perjalanan akan agak lambat terhambat dari kemacetan di beberapa titik juga sering berhenti bus itu menaikkan dan menurunkan penumpang. Berbeda dengan kereta api yang hanya mampir di stasiun besar. Apalagi seperti jenis Eksekutif, berhentinya saat Jakarta ke Purwokerto hanya di Cirebon saja, padahal ada stasiun besar kereta seperti di Bekasi, Cikarang dan Cikampek.

Ikut kereta api terutama kelas eksekutif yang per orangnya Rp300ribu dari Jakarta ke Purwokerto, ada jaminan tepat waktu dari awal berangkat ke sampai tujuan, hal itu tertera di tiket saat dibeli yang sampai tujuan sudah diprint jam kedatangan. Sehingga ada semacam jaminan jika naik kereta tepat waktu.

Perbincangan dengan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan saat berada di Purwokerto karena bersama wartawan DPR saat ke daerah khas Tempe Mendoan dan Pecal, kabupaten mempunyai tempat yang bisa menarik wisatawan asing maupun lokal karena udaranya yang segar apalagi di Batu Raden, riung bukit yang udaranya seperti di puncak.

Kabupaen ini berada di jalur selatan Jawa Tengah yang mendapat julukan ikota wisata, kota kripik, kota transit, kota pendidikan sampai kota pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini.

Nah, soal kota pensiunan ini diakui juga oleh Taufik Kurniawan bahwa dirinya juga nanti jika sudah tidak aktif di politik terutama jadi wakil rakyat, maka pilihan hari tuanya menikmati kehidupan di Purwokerto karena suasananya tentang, kendaeraan tidak padat ssepeti di Jakarta, ditambah lagi udaranya yang sejuk. Maklum kota ini berada di `selatan Gunung Slamet. “Saya punya rumah pribadi di sini, persiapan untuk hari tua nanti,” ujarnya.

Ada prestasi yang mengukir sejarah, sehingga Purwokerto tidak bisa dilupakan karena di kota ini pertama kali bediri Bank Rakyat Indonesia yang dibuat museummya di daerah ini. Pendiri bank ini putra daerah Purwokerto Raden Bei Aria Wirjaatmadja.

Sempat juga disinggung dalam dialog dengan Wakik Ketua DPR Taufik Kurniawan tentang keberuntungan Purwokerto dekat Ibu Kota RI sehingga sarana jalan umum di sini begitu mulus tidak terasakan ada lubang. Juga bangunannya asri sehingga jika dibandingkan dengan Ibu Kota Kalsel Banjarmasin atau Kalteng yaitu Palangka Raya, maka akan kalah, padahal Purwokerto tingatnya iabupaten saja.

Lain lagi jika dibandingkan jalan Lintas Kalimantan yang sebagian saja mulus sementara setelah menelusuri antar provinsi, baru terasakan goyangnya lebih banyak dibandingkan mulusnya karena pengerasan jalan kurang begitu diperhatikan. Maklum tempatnya jauh dari ibu kota, yaitu di Kalimantan.

Berbicara soal sarana perkereta apian di Pulau Jawa dengan di Kalimantan terutama untuk askes Kalsel dengan provinsi tetangga sekitarnya, memang pembangunan jalur kereta api itu, seperti Kalsel dan Kalteng ada rencana dibangun dari Kalteng. Semoga saja dalam waktu dekat kereta api ini terealisasi sehingga memudahkan dari segi perjalanan tidak terkendala macet.

Jika dari segi waktu, naik kereta api agak sedikit lama dibandingkan naik pesawat sampai ke tujuan seperti dari Jakarta ke Purwokerto, tetapi dari segi santai perjalanan akan terasakan, apalagi jika berangkat dari pagi di tengah perjalanan terlihat pemandangan khas Jawa, yaitu sisi kiri-kanan kereta melalui sawah kadang hutan jati.

Penulis: Murjani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help