BanjarmasinPost/

Berita Regional

Oknum Guru Tinju Murid, KPAI Sebut Penganiayaan Berat, Kadisdik Bantah Terjadi di Wilayahnya

Imbas penganiayaan oknum guru terhadap siswa, RHP kini terbujur lemah di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Pangkalpinang.

Oknum Guru Tinju Murid, KPAI Sebut Penganiayaan Berat, Kadisdik Bantah Terjadi di Wilayahnya
edison-taher-nee_20170517_162642 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengutuk keras aksi penganiayaan siswa berinisial RHP oleh oknum guru bernama Ma’in di salah satu SMPN di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti menerangkan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah itu dipicu hal sepele. Korban dianggap kurang ajar dengan sengaja memanggil nama si guru tanpa menggunakan kata “Pak”.

Dilansir kompas, imbas penganiayaan tersebut, RHP kini terbujur lemah di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Pangkalpinang.

"Ini sudah masuk kategori penganiayaan berat, karena tidak sekedar ditampar, tetapi siswa pun dibenturkan kepalanya ke dinding," ujar Retno dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/11/2017).

Baca: Oknum Pria yang Diduga Guru Hantam Siswa Sebenarnya Orangtua Siswa yang Geram Karena Ini

Baca: Pria yang Hantam Siswa di Kelas Berkali-Kali Ternyata Guru Matematika, Begini Kronologinya

Ia pun menyayangkan, penganiayaan tersebut dilakukan di hadapan para siswa lainnya. Bahkan, penganiayaan makin menjadi-jadi sampai terjadi pelemparan kursi, meski sudah coba dilerai oleh siswa lain.

Untuk itu, KPAI pun mendesak, guru yang bersangkutan dievaluasi oleh Dinas Pendidikan terkait, apakah masih patut atau tidak untuk menjadi guru.

"Guru semacam ini sangat membahayakan bagi keselamatan psikologis dan fisik anak-anak karena tak mampu mengontrol emosi," kata Komisioner KPAI bidang Pendidikan tersebut.

diduga-guru-pukuli-siswa_20171105_182928
diduga-guru-pukuli-siswa_20171105_182928 ()

Baca: Oknum Guru Tinju Siswa Bertubi-Tubi, Korban Pingsan dan Dilarikan ke Puskesmas, Begini Kondisinya

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help