Berita HSU

Penyandang Disabilitas Diajari Membuat Anyaman dan Dapat Pemeriksaan Fisik dan Mental

Orangtua atau pendamping juga diberi pengarahan mengenai cara merawat serta menangani berbagai persoalan dalam mendidik penyandang disabilitas.

Penyandang Disabilitas Diajari Membuat Anyaman dan Dapat Pemeriksaan Fisik dan Mental
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Penyandang Disabilitas di Kabupaten HSU mendapat pelatihan membuat anyaman dan pemeriksaan kesehatan dari Dinas Sosial. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAIDinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi melakukan pembinaan kepada para penyandang disabilitas di Kabupaten HSU.

Penyandang disabilitas diundang ke aula Dinas Sosial dari masyarakat dan dari siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).

Kepala Dinas Sosial HSU Rizali Eswansyah mengatakan kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Sosial Provinsi ini dihadiri oleh 120 penyandang disabilitas dari berbagai usia. Mereka mendapatkan pemeriksaan fisik dan mental.

Orangtua atau pendamping juga diberi pengarahan mengenai cara merawat serta menangani berbagai persoalan dalam mendidik penyandang disabilitas.

“Diperlukan kesabaran dan tidak memberikan tekanan yang terlalu besar agar kondisi penyandang disabilitas bisa membaik dan dapat diketahui keahlian yang dimiliki,” ujarnya.

Baca: LIVE STREAMING PSM Vs Bali United - Momok si Pemecah Rekor

Hasil pemeriksaan yang dilakukan akan dilanjutkan dengan pemberian pelatihan disesuaikan dengan keahlian yang dimiliki. Pasalnya masih banyak penyandang disabilitas yang tidak menempuh pendidikan di sekolah berkebutuhan khusus. Terutama bagi penyandang disabilitas yang tinggal jauh dari pusat kota Amuntai.

Para penyandang disabilitas dan orangtua wali ajari bahasa isyarat yang umum digunakan sehingga sesame penyandang disabilitas ataupun dengan oranglain bisa berkomunikasi dengan baik. Komunikasi sangatlah penting untuk perkembangan kemampuan yang dimiliki oleh penyandang disabilitas.

Baca: Oknum Guru Tinju Siswa Bertubi-Tubi, Korban Pingsan dan Dilarikan ke Puskesmas, Begini Kondisinya

Dalam kegiatan tersebut penyandang disabilitas juga diberi pelatihan kerajinan seperti membuat anyaman. Dengan keahlian khusus diharapkan mereka memiliki kegiatan positif untuk mengisi luang atau bahkan dapat dijadikan pencaharian.

“Dengan memiliki keterampilan dan dilatih terus menerus diharapkan mereka memiliki keahlian yang bisa menjadi peluang usaha untuk berwirausaha,” ujarnya.

Beberapa penyandang disabilitas juga mendapat bantuan berupa kursi roda, yang memiliki kekurangan fisik dan tidak bisa berjalan. Secara simbolis tiga kursi roda langsung diberikan kepada penyandang disabilitas. (*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help