Berita Tanahbumbu

BNNP Kalsel Tinjau Pembangunan BNNK Tanahbumbu di Sini Lokasinya

Tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan meninjau langsung kelayakan

BNNP Kalsel Tinjau Pembangunan BNNK Tanahbumbu di Sini Lokasinya
BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat
Lokasi pembangunan BNNK Tanahbumbu saat ditinjau BNNP Kalsel, Rabu (8/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Tim dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan meninjau langsung kelayakan dibentuknya BNN Kabupaten di Kabupaten Tanahbumbu.

Peninjauan itu langsung dipimpin Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol Marsuali Siregar dan turut didampingi Wakil Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor serta Waka Polres Tanahbumbu Kompol Norhayat Sik, Rabu (8/11/2017).

Untuk mempersiapkan itu ternyata Pemerintah daerah Tanbu sudah menyiapkan lahan kosong untuk pembangunan kantor BNNK di samping kantor KPU Tanbu.
Bahkan, sudah mempersiapkan beberapa alternatif kantor sementara di Kantor Bupati Tanahbumbu.

Menurut Kepala BNNP, Brigjen Pol Marsuali Siregar, mengatakan untuk pembangunan BNNK memang ada beberapa persyaratan.

Mulai dari tempat, lahan, anggaran hingga pejabat BNNK harus disiapkan pemda dan sudah disanggupi pemerintah daerah.

Dari hasil peninjauan itu, dia akan melaporkannya ke pusat untuk menjelaskan keadaan di Tanbu.

Di mana angka kasus penyalahgunaan narkoba itu cukup tinggi di Kalimantan Selatan.

"Untuk membentuk BNNK ini perlu 12 orang yang semuanya harus disiapkan Pemda yang terdiri dari eselan 3 dan 4 yang nantinya harus mengikuti asesmen untuk menjalankan roda organisasi," katanya.

Pencegahan memang harus secara cepat dilakukan.

Dia juga berharap bisa cepat direalisasikan untuk mengurangi beban kepolisian karena saat ini lebih banyak dilaksanakan olah pihak kepolisian.

Pencegahan memang harus dilakukan karena penanggulangannya lebih sulit. Sehingga harus dilaksanakan upaya pencegahan yang lebih efisien.

"Untuk fasilitas sudah cukup mendukung, namun tetap akan disampaikan ke pusat. Karena membangun BNNK memang sedikit sulit dengan berbagai persyaratan dan penilaian. Target pembentukan BNNK baru pada 2018 adalah Tanbu, Kotabaru, Banjar dan Tapin.

"Upaya pencegahan harus kita lakukan dengan cepat. Seperti yang kami alami sekarang ini, pengguna semuanya sudah semua kalangan. Ada anak SD kelas 5 kami rehab, bukan kami tangkap. Ini menandakan sudah kemana atau semua kalangan. Makanya perlu pencegahan lebih dini," katanya.

Sementara itu, Wakapolres Tanbu kompol Norhayat Sik, mengatakan sudah saatnya ada BNNK. Karena hingga saat ini Tanbu menduduki posisi ketiga kasus narkotika. Tahanan di LP Kotabaru hampir 60 persen dari Tanbu dan itu dari Tanahbumbu.

"Besar harapan kami dari polres tentunya akan membantu tugas-tugas kami dipolres dalam rangka pencegahan penyalahgunaan narkoba. Apalagi banyak anak-anak yang kami tangkap dan alasannya beragam dan tidak masuk akal. Mereka bilang bisa cari uang sendiri, orangtua bercerai dan sebagainya," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tanbu H Sudian Noor pun berharap agar segera direalisasikan. Karena mereka sudah menyiapkan pejabat hingga tempat sementara dan lahan kosong untuk pembangunan kantor BNNK.

"Kami berharap bisa segera direalisasikan. Dan keinginan pak Bupati, BNNK di tanbu nantinya ingin menjadikan BNNK model atau percontohan," katanya.

Sekadar diketahui, pertemuan dan peninjauan lokasi juga diikuitu Kepala Bagian Hukum Tanbu, Kepala BKD Tanbu, Kesbangpol, Kasat Narkoba, Tata pemerintahan Tanbu pejabat lainnya. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved