BanjarmasinPost/

Seksologi

Setelah Melakukan Seks, Begini Otak Kamu Dibuatnya, "Pengen Bobo"

Pengaruh seks terhadap otak bukanlah subjek studi yang mudah untuk dipelajari, sehingga penelitian ini masih perlu dikembangkan.

Setelah Melakukan Seks, Begini Otak Kamu Dibuatnya,
kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terdapat alasan kuat mengapa kita menginginkan dan menyukai hubungan seksual.

Aktivitas bercinta ini ternyata memengaruhi otak dan tentunya menyehatkan fisik.

Menurut Barry R. Komisaruk, PhD, profesor psikologi terkemuka dari Rutgers University di Newark, New Jersey, pengaruh seks terhadap otak bukanlah subjek studi yang mudah untuk dipelajari, sehingga penelitian ini masih perlu dikembangkan.

Tapi para ilmuwan mulai mengungkap misteri tersebut.

Berikut apa yang diketahui sejauh ini tentang pengaruh seks terhadap otak.

1. Seks seperti obat

Seks membuat kita merasa lebih baik.

Karena itulah kita menginginkannya, menyukainya, dan menghabiskan banyak waktu mencari pasangan untuk seks.

Kesenangan yang kita dapatkan dari seks sebagian besar disebabkan oleh pelepasan dopamin, neurotransmiter penting yang terdapat pada otak manusia, yang berfungsi sebagai pengantar pesan atau rangsangan antar saraf, dan sebagai hormon.

Dopamin juga salah satu kimiawi organik yang berperan saat orang kecanduan.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help