BanjarmasinPost/

Kuliner di Kabupaten Banjar

Warga Kertak Hanyar yang Ingin Nikmati Olahan Kedai Banana Coklat, di Sini Cabang Terbarunya

Kedai Banana Cokalt memang dikenal dengan yang menjual jajanan pisang dengan varian topping hingga 15 macam.

Warga Kertak Hanyar yang Ingin Nikmati Olahan Kedai Banana Coklat, di Sini Cabang Terbarunya
istimewa via BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody
Kedai Banana Coklat

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kedai Banana Coklat Kini Punya Cabang Baru di Jalan  A Yani kilometer 8, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Kedai ini merupakan kedai keenam Banana Coklat di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Berlokasi di halaman Indomaret A Yani kilometer 8, kedai terbaru ini juga hadirkan seluruh varian menu pilihan di Kedai Banana Coklat lainnya.

Kedai Banana Cokalt memang dikenal dengan yang menjual jajanan pisang dengan varian topping hingga 15 macam.

Kedai Banana Coklat dengan varian topping mulai dari tiramisu, cappucino, strawberry, salted milk, tiramilk, green tea, chocomilo, taro, chocoreo, tirareo, cappureo, choco cheese, tira cheese, straw cheese dan banyak lagi.

Jajanan berbahan dasar pisang di Kedai Banana Coklat sebenarnya sederhana. Potongan buah pisang segar dilumuri dengan adonan tepung dan dibentuk kotak berukuran 4 x 3 sentimeter. Setelah digoreng, lalu ditaburi topping dengan berbagai varian rasa tersebut.

Dalam satu kotak banana coklat ada enam potongan pisang, satu kotak banana coklat dijual dengan harga Rp 13 ribu dan Rp 15 ribu tergantung topping yang dipilih.

Dalam satu kotak, pembeli bebas memilih berbagai pilihan topping atau memadukan tiga macam topping.

Sekarang total sudah ada enam Kedai Banana Coklat di Banjarmasin yaitu di Jalan Masjid Jami, Jalan Cendrawasih, Jalan Pramuka dan di Jalan A Yani kilometer 4,5 Banjarmasin dan yang terbaru di Jalan a Yani kilometer 8. Tak hanya di Banjarmasin, di Banjarbaru juga ada tiga Kedai Banana Coklat.

Sudah memiliki banyak cabang, bisnis Kedai Banana Coklat ini ternyata dimiliki oleh pengusaha yang masih tergolong muda. Ialah Nadia yang masih berstatus sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi di Kota Surabaya.

“Pertamakali buka Kedai Banana Coklat sekitar satu setengah tahun yang lalu, Alhamdulillah sambutan pasar menggembirakan dan sampai sekarang sudah mulai berkembang,” kata Nadia. (BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help