Kriminalitas Tanahlaut

Pembakar Umbul-umbul Merah Putih di Bajuin Tanahlaut Didakwa Alternatif

Dua pelaku pembakar umbul-umbul merah putih di Jembatan Bayur RT 4 Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut

Pembakar Umbul-umbul Merah Putih di Bajuin Tanahlaut Didakwa Alternatif
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Polisi mengamankan tiang umbul-umbul merah putih milik Pemerintahan Desa Bajuin dan Pemerintahan Desa Sungaibakar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dua pelaku pembakar umbul-umbul merah putih di Jembatan Bayur RT 4 Desa Bajuin, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, didakwa alternatif.

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari, Poltak Hutajulu menjelaskan kedua pelaku sudah menjalani persidangan yang diketuai Leo Mampe Hasugian dan dua hakim anggota Amelia Sukmasari dan Riana Kusumawati.

Menurut Poltak, kedua terdakwa, Heri Aviannor alias Anang Ungut (23) dan HI atau Hendra Irawan alias Asang (24), didakwa jaksa secara alternatif.

Baca: Ternyata, Warga yang Menangkap Pembakar Umbul-umbul Merah Putih, Berikut Penjelasan Kapolres

Dakwaan pertama melanggar pasal 66 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

"Juncto pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP atau dakwaan kedua melanggar pasal 170 ayat (2) kesatu KUHP," ujar Poltak, Jumat (10/11/2017).

Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Indra Surya Kurniawan mengaku akan menghadirkan empat saksi untuk membuktikan dakwaan pihaknya di hadapan majelis hakim yang diketuai.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi Piala Dunia 2018 Pekan Ini, Panasnya Italia Vs Swedia

Namun para saksi itu belum ditentukan pihaknya siapa yang akan tampil pada pekan depan tersebut.

Terkait putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari yang memutus setengah dari tuntutan jaksa dalam kasus arisan online, Irmi Ridha. Indra Surya Kurniawan mengaku belum melaporkan hasil putusan majelis hakim itu kepada atasannya.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help