Berita Banjarbaru

Keren! Dosen Politala Ciptakan Alat Pengasapan Ikan, Ini Kehebatannya

Kelompok Petani Ikan selama ini hanya menjual hasil budidaya ikan berupa ikan mentah, melalui program diseminasi teknologi ini

Keren! Dosen Politala Ciptakan Alat Pengasapan Ikan, Ini Kehebatannya
Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan
Tim dosen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) bikin terobosan teknologi, menciptakan alat pengasapan ikan yang terjangkau namun lebih unggul dari buatan pabrik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tim dosen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) bikin terobosan teknologi, menciptakan alat pengasapan ikan yang terjangkau namun lebih unggul dari buatan pabrik.

Alat pengasapan ikan berbasis Smoke Control System. Alat itu diciptakan Tim yang dipimpin Anton Kuswoyo.

"Tim kami yang merangkai dari komponen elektronika. Pertama saya mencari berbagai potensi yang ada di Tanahlauy yang layak diangkat untuk dicari solusinya. Saya lihat sektor perikanan potensinya besar, namun ikan hanya dijual berupa ikan mentah sehingga harganya tidak begitu menguntungkan petani ikan," katanya.

Solusinya, ikan perlu diolah agar harganya naik. "Saya lihat di Tanahlaut belum ada pengolahan ikan asap. Sedangkan pengolahan ikan asap cukup mudah," katanya.

Baca: LIVE STREAMING Playoff Piala Dunia 2018 Swedia Vs Italia, Bahaya Kolektivitas Tuan Rumah

Begitu tercipta alat tak sekedar 'nganggur'. Para dosen pun langsung turun terjun ke masyarakat melakukan transfer teknologi ke masyarakat.

Ya, tim dosen Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) yang terdiri dari Anton Kuswoyo, Mufrida Zein, Sukma Firdaus, Marlia Adriana, Nuryati, Jaka Darma Jaya dan Meldayanoor, memberikan pelatihan tentang cara pembuatan ikan asap menggunakan alat pengasapan ikan berbasis Smoke Control System di Kelompok Petani Ikan Desa Telaga Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanahlaut.

Kelompok Petani Ikan selama ini hanya menjual hasil budidaya ikan berupa ikan mentah, melalui program diseminasi teknologi ini mereka dilatih untuk mengolah ikan terlebih dahulu sebelum dijual. Sehingga dapat meningkatkan keuntungan para pembudidaya ikan.

Anton berharap, kelompok petani ikan Desa Telaga menjadi pelopor ikan asap di Tanahlaut.

Direktur Politala, Mufrida Zein mengatakan, program diseminasi ini merupakan sinergi antara dunia pendidikan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Adanya sinergi ini tentu akan menghasilkan solusi terhadap berbagai masalah yang terjadi dalam masyarakat.

Bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanahlaut. Mengingat Dinas PMD juga mempunyai program pemberdayaan masyarakat desa dan penerapan Teknologi Tepat Guna.

"Sehingga yang dilakukan oleh tim dosen Politala sejalan dengan program Pemerintah Daerah, untuk bersama-sama memajukan kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa," ucap Mufrida Zein.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help