Berita Tabalong

Alat Ukur SPBU di Tanjung Diperiksa Petugas Gabungan, Ternyata Ini yang Ditemukan

Tim gabungan terdiri dari Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional III, Dinas Perdagangan Kalsel dan Dinas Perdagangan Tabalong

Alat Ukur SPBU di Tanjung Diperiksa Petugas Gabungan, Ternyata Ini yang Ditemukan
dony usman
Tim gabungan melakukan pemeriksaan alat ukur di SPBU Hikun, timbangan pegas di toko buah dan di pengisian LPG Mabuun, Senin (13/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG- Selain melakukan pemeriksaan alat timbang dan alat takar di Pasar Tanjung, tim gabungan juga melakukan pemeriksaan alat ukur di SPBU Hikun, timbangan pegas di toko buah dan di pengisian LPG Mabuun.

Tim gabungan terdiri dari Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional III, Dinas Perdagangan Kalsel dan Dinas Perdagangan Tabalong dipimpin staf ahli Pemkab Tabalong, H Aberani Abrar.

Saat melakukan pemeriksaan alat ukur petugas ternyata menemukan ada alat ukur yang kurang dan juga ada yang lebih.

"Tadi ada yang minus 45 mililiter per 20 liter dan juga ada yang plus 40 mililiter per 20 liter," kata Pengawas Kemetrologian BSML Regional III Kalimantan, Aspiansyah, Senin (13/11/2017).

Dijelaskan meskipun ada yang kelebihan dan juga kekurangan namun tidak ada tindakan yang dilakukan.

Ini dikarenakan besaran kekurangan dan kelebihan dari dua alat ukur tersebut masih dalam tahap kewajaran.

Berdasarkan ketentuan, apabila masih dibawah 100 milileter per 20 liter maka masih tergolong wajar.

"Apabila diatas itu maka tindakan yang diberikan berupa penyegelan dan diberikan surat peringatan 1," tegasnya.

Pembukaan segel bisa dilakukan setelah adanya permohonan dari pengelola untuk dilakukan tera ulang.

"Tapi bila setelah dibuka dan ditemukan lagi maka akan asa SP2, bila ada lagi diberi SP3 dan apabila setelah SP3 maka bisa dilakukan penyidikan," ujarnya.

Terpisah, manager SPBU Hikun, Fitriansyah, menyambut baik dengan adanya pemeriksaan yang dilakukan petugas.

"Ini juga membantu kami untuk bisa mengetahui," katanya.

Dikatakannya juga, selain pemeriksaan yang dilakukan hari ini setiap sebulan sekali mereka juga ada pemeriksaan rutin dari pertamina.

"Yang diperiksa merupakan kualitas dan juga alat ukur," katanya.

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved