BanjarmasinPost/
Home »

News

» Jakarta

Berita Jakarta

Anies Ingin Cabut Larangan Kegiatan Agama di Monas, Said Aqil: Agama Jangan Dijadikan Alat Politik

"Kalau niatnya betul-betul untuk agama, saya dukung. Tapi kalau ada background-nya, target politik"

Anies Ingin Cabut Larangan Kegiatan Agama di Monas, Said Aqil: Agama Jangan Dijadikan Alat Politik
ant via kompas.com
Ketua MUI yang juga Rais Aam PBNU Maruf Amin (kanan) berbincang dengan Ketua PBNU Said Aqil Siroj (kiri) dalam acara Grand Launching Hari Santri (Hasan) 2017 di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Acara yang mengangkat tema Santri Mandiri, NKRI hebat itu merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan Hari Santri yang jatuh pada 22 oktober. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj mewanti-wanti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ingin membuka kawasan Monumen Nasional (Monas) untuk kegiatan keagamaan, kebudayaan dan kesenian.

"Kalau niatnya betul-betul untuk agama, saya dukung. Tapi kalau ada background-nya, target politik, kepentingan sesaat, jangka pendek, saya tentang. Agama jangan dijadikan alat politik," ujar Said Aqil di kantornya, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Said menambahkan bahwa jika niat Anies benar-benar untuk meningkatkan ketakwaan umat beragama, jangankan di Monas, di tempat publik lainnya pun juga harus dibuka untuk kegiatan tersebut.

Apalagi jika kegiatan agama yang dimaksudkan bukan hanya untuk ibadah agama Islam, melainkan juga untuk kegiatan ibadah agama lainnya. Said akan mendukung penuh.

"Tapi kalau betul-betul untuk agama, mau di Monas, mau di Senayan, mau di mana saja. Mau itu Maulid Nabi, doa bersama, acara agama-agama yang lain, itu bagus sekali," ujar Said.

Diberitakan, Gubernur Anies mewacanakan membuka kawasan Monas untuk kegiatan keagamaan, kebudayaan, dan kesenian masyarakat. Anies akan mengubah peraturan gubernur yang mengatur tentang hal tersebut.

"Sekarang itu tidak boleh untuk kegiatan kebudayaan, kegiatan kesenian atau kegiatan pengajian juga tidak boleh. Jadi bukan hanya kegiatan agama. Karena itu nanti akan ada perubahan Pergub," kata Anies di Balaikota, Senin.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help