BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

NEWSVIDEO: Dipakai Belajar Nyetir, Mobdin Setwan Tanahlaut Tabrak Pagar Stadion Pertasi Kencana

Oknum staf Sekretariat Dewan Kabupaten Tanahlaut, Erna Fitria dimintai keterangan oleh dua anggota Satlantas Polres Tanahlaut

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Oknum staf Sekretariat Dewan Kabupaten Tanahlaut, Erna Fitria dimintai keterangan oleh dua anggota Satlantas Polres Tanahlaut di Ruang Unit Gawat Darurat RSUD Hadji Boejasin Pelaihari, Senin (13/11/2017).

Itu karena sebelumnya menggegerkan para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan para pengunjung yang bersantai di halaman Stadion Pertasi Kencana.

Informasi dihimpun, Erna belajar menyetir mobil ditemani rekannya. Masih menggunakan seragam Kopri, kendaraan roda empat itu dikemudikan berputar-putar di halaman Stadion Pertasi Kencana.

Baca: Sebelum Terjatuh dan Kritis, Kalimat Ini yang Diucapkan Rahmad Kepada sang Ibu

Apes, diduga Erna yang baru belajar mengemudi menginjak pedal gas dengan dalam. Akibatnya, Mobil milik Sekretariat DPRD Tanahlaut jenis minibus Daihatsu Terios warna silver bernopol DA 283 L melaju kencang.

Mobil kemudian berhenti setelah menabrak pagar beton Stadion Pertasi Kencana, dan seorang warga yang sedang duduk santai bermain ponsel di atas kendaraannya yang terparkir.

Akibat peristiwa itu, rekan Erna masih tak sadarkan diri di ruang observasi karena mengalami lebam di atas mata sebelah kanan.

Sedangkan Zaini, warga yang tertabrak, mengaku hanya mengalami luka lecet di lengan kanan dan rusuk sebelah kanan.

Peristiwa itu diselesaikan secara kekeluargaan. Itu karena Erna bersedia memperbaiki sepeda motor Zaini yang rusak ditabrak dan mengganti pagar beton yang hancur kena tabrak.

Kabag Umum Sekretariat DPRD Tanahlaut, Zainal mengaku tidak mengetahui siapa yang menggunakan mobil dinas bernopol DA 283 L.

Baca: Geger Mayat Keluar Dari Kubur di Pontianak, Mayat Masih Utuh dengan Kain Kafan

Itu diakuinya karena sesuai aturan di kantornya, setiap mobil dinas yang digunakan siapabpun selalu seizin dirinya. "Mobil itu tak ada izinnya. Saya sedang rapat. Saya sudah cek kondisi mobilnya," katanya.

Sementara itu, peristiwa kecelakaan lalulintas di Desa Gunungraja, Kecamatan Tambangulangyang terjadi sehari sebelumnya, juga diselesaikan secara kekeluargaan.

"Peristiwa kecelakaan du gunung raja itu hanya luka ringan. Korban dan pengemudi mobil pikap menyelesaikan secara kekeluargaan. Tidak ada korban jiwa hanya luka ringan," kata Kasatlantas Polres Tanahlaut, AKP Irwan Kurniadi.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help