BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Pemkab Kotabaru Alokasikan Lebih 50 Persen APBD, Untuk Perbaikan Jalan, Ini Kata Bupati

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengungkapkan tahun 2018, Pemkab Kotabaru mengalokasikan lebih 50 persen dari APBD untuk perbaikan jalan

Pemkab Kotabaru Alokasikan Lebih 50 Persen APBD, Untuk Perbaikan Jalan, Ini Kata Bupati
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Bupati Kotabaru H Sayed Jafar usai melakukan pelantikan pejabatan di operation room Pemkab Kotabaru, Senin (13/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar mengungkapkan tahun 2018, Pemkab Kotabaru mengalokasikan lebih 50 persen dari APBD untuk perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Kotabaru.

Hal itu dikemukakan Sayed usai melantik pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas, Senin (13/11/2017).

Menurut dia, pengalokasian 50 persen lebih dana APBD agar perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Kotabaru lebih fokus dan bisa segera dituntaskan.

Baca: Operasi Zebra Intan 2017, Motor Arifin Ditahan karena Ini

Disinggung soal dana alokasi khusus (DAK) puluhan miliar di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang pencairannya disetop pemerintah pusat, Sayed beralasan disebabkan keterlambatan lelang.

Tidak ingin pengalaman ini kembali terulang, terlebih terhadap kegiatan proyek bersumber dari APBDN kabupaten, ia menegaskan akan melakukan pengawasan secara langsung.

"Jadi maaf saya kalau di tahun 2017 saya tidak terlalu jauh ikut campur. Karena kalau saya terlalu jauh ikut campur saya nanti dianggap menjual lagi yang namanya kontraktor. Ikut juga nanti yang namanya urusan tender-tender kalau di tahun 2017," katanya.

Tapi, kata dia, karena ketidakikutcampurannya sehingga membuahkan hasil yang dianggap tidak sesuai diharapkan.

Baca: Desember Mendatang, Jembatan Kuin Sudah Bisa Dilewati, Ini Penjelasan Kabid Jembatan

"Jadi kedepan jangan lagi curigai saya, kalau saya ikut campur. Karena saya mengejar target. Kalau kita ikut terlalu jauh sedangkan kita tugaskan kepada yang lain, nanti seolah-olah oh ini ada apa-apanya gitukan bentuknya begitu," katanya.

"Tapi kalau saya mencampuri demi percepatan, untuk memajukan daerah untuk penyerapan anggaran apa segala macam, nah harus kita ikut campur. Bupati harus ikut campur, kalau tidak nda bisa jalan," tambahnya.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help