BanjarmasinPost/

3 Kejadian Unik Ini Terjadi karena Kentut, Nomor Terakhir Bikin Pesawat Mendarat Darurat

Menurut studi, kentut juga bermanfaat bagi tubuh, yakni dapat mencegah perut kembung dan kanker.

3 Kejadian Unik Ini Terjadi karena Kentut, Nomor Terakhir Bikin Pesawat Mendarat Darurat
intisari online
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kentut adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama dari usus besar atau kolon). Kentut atau buang gas kerap kali dikaitkan dengan sesuatu yang memalukan dan tidak sopan.

Menurut studi, kentut juga bermanfaat bagi tubuh, yakni dapat mencegah perut kembung dan kanker.

Baca: Jadwal Liga 2 - Laga Grup Y Besok, PSIS Semarang Vs Persebaya

Kentut juga terkadang juga dapat menyebabkan sesuatu yang unik. Berikut Kejadian-kejadian unik yang terjadi karena kentut :

1. Kebakaran saat operasi

Ilustrasi Insiden Kebakaran Saat Operasi
Ilustrasi Insiden Kebakaran Saat Operasi (dailymail)

Seorang pasien perempuan di Jepang buang angin selama operasi bedah yang memicu kebakaran ruang operasi rumah sakit (RS) di Tokyo. Kebakaran itu membuat pasien mengalami luka bakar serius.

Kebakaran terjadi di ruang operasi Tokyo Medical University Hospital di Shinjuku Ward pada tanggal 15 April 2016. Kobaran api itu membakar pinggang dan kaki pasien.

Dikutip dari Asia News Network, semula pasien yang berusia 30-an tahun tersebut sedang menjalani operasi bedah untuk bagian leher rahim yang menerapkan teknologi laser. Gas atau kentut yang dibuang pasien menyulut api dari laser dan menimbulkan kebakaran.

2. Kentut berujung kartu merah

Wasit Dany Kako menganggap Adam Ljungkvlst sengaja kentut untuk memprovokasi lawan
Wasit Dany Kako menganggap Adam Ljungkvlst sengaja kentut untuk memprovokasi lawan (Allsport.com)

Pemain klub semi-profesional Swedia Pershagen SK, Adam Lindin Ljungkvist, mendapat kartu merah yang aneh ketika menghadapi Jarna SK pada pertandingan kompetisi divisi tujuh Liga Swedia pada tahun 2016 lalu.

Halaman
123
Penulis: Amirul Yusuf
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help