Kriminalitas Jakarta

Anak Perwira Polisi Ini Tewas Ditembak, Buntut Kejadian Memalukan di Korp Kepolisian RI

Syafruddin mengatakan, pelaku itu sudah lama meninggalkan rumah dan putus hubungan dengan orangtuanya.

Anak Perwira Polisi Ini Tewas Ditembak, Buntut Kejadian Memalukan di Korp Kepolisian RI
warta kota
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA – Siapa jati diri pelaku pembakaran kantor Polres Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat, mulai terkuak.

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Polisi Safruddin menyebut satu di antara pelaku merupakan anak seorang perwira Polri yang bertugas di Provinsi Jambi.

“Iya betul,” kata Komjen Pol Syafruddin di Jakarta, Senin (13/11).

Syafruddin mengatakan, pelaku itu sudah lama meninggalkan rumah dan putus hubungan dengan orangtuanya.

Menurut informasi, pelaku dimaksud bernama Eka Fitra Akbar (24), warga Kabupaten Bungo, Jambi. Ia merupakan anak dari Inspektur Satu (Iptu) M Nur, seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Plepat, Muaro Bungo, Jambi. M Nur menjabat Kanit Reskrim Polsek Plepat.

Wakapolri menyatakan penyidik menginvestigasi secara mendalam terhadap orangtua pelaku. Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri masih menyelidiki aksi pembakaran Polres Dhamasraya.

Eka Fitra Akbar yang tewas ditembak setelah melakukan pembakaran terhadap Polres Dharmasraya, Minggu (12/11) dini hari, kesehariannya bekerja sebagai pedagang es. “Sehari-harinya berjualan es tebu,” kata Karo Penmas, Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto, Senin.

Menurut Rikwanto, Iptu M Nur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena anaknya melakukan pembakaran terhadap Polres Dharmasraya. “Iptu Muhamad Nur selaku orangtua dan mewakili pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada kepolisian, khususnya Polres Dharmasraya,” ujar Rikwanto.(tribunnetwork/den/fah)

Mau baca berita Banjarmasin Post dan Metro Banjar? klik DI SINI

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help