Berita Balangan

Empat Puskesmas di Balangan Diakreditasi, Ini Tujuannya

Demi mutu layanan kesehatan kepada masyarakatnya, mulai tanggal 13 sampai dengan 20 November 2017, 4 Puskesmas Di Kabupaten Balangan

Empat Puskesmas di Balangan Diakreditasi, Ini Tujuannya
banjarmasinpost.co.id/elhami
tim penilaian akreditasi saat melakukan penilaian disalah satu puskesmas yaitu puskesmas lampihong

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Demi mutu layanan kesehatan kepada masyarakatnya, mulai tanggal 13 sampai dengan 20 November 2017, 4 Puskesmas Di Kabupaten Balangan dilakukan penilaian akreditasi oleh lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, HA Nasa’i mengungkapkan, ada 4 Puskesmas yang dilakukan penilaian akreditasi oleh tim surveyor ini yaitu Puskesmas Lampihong, Puskesmas Halong, Puskesmas Batumandi, dan Puskesmas Tebing Tinggi.

Selanjutnya, tim surveyor akan menyerahkan hasil penilaiannya kepada Komisi Akreditasi Puskesmas Kementerian Kesehatan RI untuk ditetapkan sebagai puskesmas dengan kategori tidak terakreditasi, terakreditasi dasar, terakreditasi madya, terakreditasi utama, dan terakreditasi paripurna.

Baca: Bau Bangkai Bikin Agus Heran, Setelah Dilihat Ternyata Ini yang Ada Ditumpukan Bebatuan

“Jadi dalam beberapa hari ini tim surveyor hanya melakukan pengumpulan bahan penilaian, sedangkan penilaiannya akan dilaksanakan oleh Komisi Akreditasi. Komisi ini lah nantinya yang akan menerbitan sertifikat kelulusan sertifikasi yang dikirimkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, target tahun 2019 semua puskesmas yang ada di Kabupaten Balangan sudah harus terakreditasi. 3 Puskesmas telah disurvey dan menunggu hasil penilaian yaitu Puskesmas Paringin, Paringin Selatan, dan Puskesmas Juai.

“Secara bertahap kita melaksanakannya. Sekarang ini, 4 Puskesmas lagi yang dinilai. Semoga ini akan semakin meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca: Makam Tua di Teluk Selong, Ini Penjelasan Arkeolog

Nasa’i juga mengungkapkan bahwa, di era Reformasi sekarang ini , akreditasi puskesmas merupakan sebuah keharusan. Sehingga puskesmas diharapkan mampu memberian pelayanan publik yang berkualitas dan mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat.

Selanjutnya puskesmas sebagai ujung tombak dan sekaligus sebagai tolok ukur pelayanan publik di bidang kesehatan, merupakan salah satu pilar dalam memenuhi tuntutan reformasi birokrasi.

“Sebagai dasar dari akreditasi puskesmas ini adalah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang puskesmas, dimana dalam rangka peningkatan mutu, puskesmas harus diakreditasi,” pungkasnya.

Ia memohonkan do’a dan restu kepada seluruh masyarakat Balangan, Semoga proses akreditasi ini berjalan dengan lancar sehingga kedepannya, mutu layanan kesehatan kepada masyarakat menjadi lebih baik, aman, bermutu, merata, non diskriminatif, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved