BanjarmasinPost/

Ekonomi dan Bisnis

Pasar Murah Kembali Digelar Saat Menjelang Natal dan Tahun Baru

Efektif dan sukses tekan kenaikan harga bahan pokok di selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri lalu,

Pasar Murah Kembali Digelar Saat Menjelang Natal dan Tahun Baru
Pasar murah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Efektif dan sukses tekan kenaikan harga bahan pokok di selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri lalu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel kembali gelar pasar murah.

Pasar murah kali ini digelar dengan tujuan yang sama, yaitu menghindari kemungkinan melonjaknya harga bahan pokok selama perayaan hari besar dan libur nasional.

Kegiatan ini akan digelar di seluruh kabupaten dan kota di Kalsel, dan beberapa sudah mulai digelar.

Khusus Kota Banjarmasin rencananya akan dilakukan di tiga titik karena pertimbangan jumlah masyarakat yang besar.

Dijelaskan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel H Birhasani, bekerjasama dengan Divre Bulog Kalsel pihaknya akan siapkan berbagai bahan pokok termasuk beras, gula, tepung terigu dan minyak goreng.

Bahan pelengkap lainnya juga akan disediakan seperti teh, susu, makanan ringan, makanan kaleng seperti sarden dan lain lain.

Namun tak hanya dengan Bulog, dalam penyelenggaraan pasar murah kali ini juga melibatkan berbagai pelaku usaha dan para pedagang di setiap daerah kabupaten dan kota di Kalsel.

"Kami dengan Bulog siapkan bahan pokok utama, tapi juga akan ditambah produk lainnya yang disediakan para pengusaha di daerah sebagai partner penyelenggara," kata H Birhasani.

Saat ini sudah ada sekitar 10 pengusaha di bidang perdagangan yang bersedia menjadi partner sebagai supllier bahan baku untuk dijual di pasar-pasar murah ini.

Soal urusan stok bahan pokok yang akan di bawa ke setiap pasar murah akan disesuaikan dengan pernintaan masyarakat selama pasar murah.

"Kalau kurang nanti masyarakat bisa memesan langsung ke Bulog diluar waktu pasar murah, tapi tentunya dengan harga yang juga terjangkau seperti di pasar murah," ucapnya.

Walaupun pihaknya tidak khawatir akan ada kekurangan pasokan bahan pokok atau lonjakan harga, namun untuk menjaga stabilitas harga tetap akan diselenggarakan pasar murah paling tidak untuk mengurangi beban masyarakat. (BANJARMASINPOST.co.id/achmad maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help