Tumit Pecah Bikin Malu

Biasanya Maysarah cuma mengaplikasikan cara tradisional mengatasi tumit [ecah-pecah yakni merendam bagian mata kaki dengan air yang ditaburi garam.

Tumit Pecah Bikin Malu
Tribunnews.com
ILUSTRASI tumit kaki yang pecah-pecah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tak cuma wajah kinclong serta lengan dan kaki mulus yang didamba oleh kalangan perempuan. Lebih dari itu, mereka juga menginginkan semua anggota tubuhnya terlihat indah memesoka, termasuk tumit.

Bagian kaki yang satu ini pun juga menjadi perhatian besar oleh sebagian perempuan. Pasalnya penampilan akan kurang meyakinkan jika tumit tak indah akibat masalah klasik seperti pecah-pecah.

Banyak orang yang mengeluhkan tumit khaki yang menjadi terasa kasar, pecah-pecah, dan tampak kusam. Hal itu sangat mengganggu karena jika tak segera ditangani secara memadai pasti bakal mengurangi kepercayaan diri.

Kaum hawa Banua yang pernah mengalami masalah tersebut antara lain Maysarah. Ia mengaku kesal juga jika melihat tumitnya sering pecah-pecah sehingga tidak enak dipandang jika ketahuan orang lain.

"Memang sih ya tumit bisa ditutupi pakai kaus kaki. Tapi, kalau di rumah kan tidak pakai alas sehingga kelihatan guratan pecah-ecahnya. Rasanya malu juga," ucap mahasiswi Politeknis Negeri (Poliban), Banjarmasin, ini.

Biasanya, tumit pecah-pecah yang ia alami karena kekurangan atau kehilangan kelembaban. Hal seperti itu kerap terjadi terutama saat musim kemarau. "Kalau musim kemarau pasti deh bermunculan guratan hitam di tumit saya," akunya, Selasa (14/11/2017).

Kondisi itu diperparah oleh aktivitasnya yang terlalu lama berdiri di lantai yang keras. Apalagi kelebihan berat badan juga turut andil memperparah kondisi tumit yang pecah-pecah.

"Jadi kalau kulit tumit pecah-pecah, langsung saya rawat agar tak bertambah parah kondisinya. Selain tak nyaman dipandang, juga bisa menyebabkan luka dan perih terasa,” tandasnya.

Mengenai upaya perawatan, biasanya dirinya cuma mengaplikasikan cara tradisional yang justru menurutnya cukup ampuh. Caranya yakni merendam bagian mata kaki dengan air yang ditaburi garam.

Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Rabu (15/11/2017).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Idda Royani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help