BanjarmasinPost/
Home »

Techno

» Apps

Bisnis Tekno

Ingat, Pengguna Windows 10 Jangan Download "Movie Maker", Bahaya!

Awal 2017, Microsoft mengumumkan telah menghentikan pengembangan Windows Movie Maker yang biasanya di-bundling

Ingat, Pengguna Windows 10 Jangan Download
Nicrosoft
Movie Maker 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bagi Anda pengguna OS Windows 10 yang ingin melakukan editing video, jangan pernah mengunduh software Windows Movie Maker. Belakangan ini diketahui bahwa aplikasi edit video besutan Microsoft ini telah dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Awal 2017, Microsoft mengumumkan telah menghentikan pengembangan Windows Movie Maker yang biasanya di-bundling dalam Windows Essential 2012. Meski telah memberikan pengumuman, namun sepertinya tidak banyak pengguna Windows 10 yang tahu.

Dilansir KompasTekno dari SlashGear, Rabu (15/11/2017), beberapa pengguna terkejut saat mendapati Windows 10 mereka tanpa aplikasi Movie Maker. Aplikasi legendaris tersebut telah diganti dengan software edit video lainnya, Story Remix yang di-bundling dalam Windows 10.

Alhasil, para fan Movie Maker mencari link alternatif agar tetap bisa mendapatkan software ini, melalui mesin pencari Google atau Bing.

Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan aplikasi tiruan. Mereka menciptakan sebuah laman dengan tampilan meyakinkan, sehingga banyak orang terkecoh dan menganggap tampilan tersebut merupakan laman resmi Movie Maker.

Laman penipuan www. windows-movie-maker.org seringkali muncul di deretan atas hasil pencarian Google dan Bing. Penjahat cyber pun berhasil menipu banyak orang untuk melakukan unduhan berbayar.

Awalnya, software bodong ini akan meminta pengguna untuk membayar 30 dollar AS atau kisaran Rp 400.000 untuk versi lengkap, saat software itu dijalankan untuk pertama kali. Hal tersebut bakal terjadi berulang kali, ketika pengguna ingin menyimpan dan membuka kembali editan videonya.

Celakanya, meski telah melakukan pembayaran berulang kali, hasil kerja pengguna tetap tidak bisa disimpan.

Pemalsuan ini pertama kali diketahui oleh peneliti keamanan di ESET. Sesaat setelah diketahui, ESET kemudian memblokir situs web tersebut dan melayangkan pemberitahuan kepada Google dan Microsoft tentang pelanggaran yang telah terjadi.

Jika seperti ini caranya, pengguna Movie Maker disarankan untuk beralih pada aplikasi editing video lain.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.COM

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help