Berita Tabalong

Truk Parkir Sembarangan di Monumen Tanjung Puri, Polisi Militer Pun Diturunkan

Tim gabungan dari Satlantas Polres Tabalong, Dishub Tabalong, Kodim 1008 Tanjung dan polisi militer, turun ke lokasi

Truk Parkir Sembarangan di Monumen Tanjung Puri, Polisi Militer Pun Diturunkan
dony usman
Keberadaan armada angkutan berukuran besar yang sempat terparkir di sekitaran tugu obor atau Monumen Tanjung Puri, Mabuun, Tanjung langsung ditindaklanjuti tim gabungan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Keberadaan armada angkutan berukuran besar yang sempat terparkir di sekitaran tugu obor atau Monumen Tanjung Puri, Mabuun, Tanjung langsung ditindaklanjuti tim gabungan.

Tim gabungan dari Satlantas Polres Tabalong, Dishub Tabalong, Kodim 1008 Tanjung dan polisi militer, turun ke lokasi untuk melakukan penertiban.

Semua sopir yang masih memarkirkan mobilnya diminta untuk langsung mengosongkan lokasi dan tidak boleh parkir di sekitaran tugu obor.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasatlantas AKP M Noor Chaidir, membenarkan daerah sekitar tugu obor akan menjadi lokasi terlarang untuk parkir mobil angkutan berukuran besar seperti tronton, fuso dan trailer.

"Kita pastikan kedepan tidak ada lagi yang parkir disekitar obor," tegasnya.

Untuk melakukan antisipasi itu, maka bersama dengan dishub nantinya akan dipasang rambu larangan parkir.

Apabila rambu larangan sudah dipasang dan masih ada yang memarkir mobilnya maka penindakan berupa tilang akan dilakukan.

Tindakan pelarangan parkir ini diberlakukan karena di lokasi tersebut selain berdekatan dengan rumah warga, juga dekat dengan sekolah.

Sehingga apabila angkutan besar menumpuk di lokasi tersebut bisa menimbulkan kerawanan, termasuk rawan kecelakaan lalulintas.

Diketahui, angkutan berukuran besar pada Selasa (15/11/2017) banyak parkir di sekitar tugu obor tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Ini karena para sopir mengaku mendapat larangan untuk melintas lewat dalam kota Tanjung kemudian Kelua untuk ke Banjarmasin ataupun Kalteng.

Bila menggunakan jalur Balangan ke Banjarmasin dan lanjut ke Kalteng, sopir berdalih tak bisa ditempuh karena ada jembatan yang dalam perbaikan.

Sementara itu, selain menertibkan angkutan yang parkir di sekitaran tugu obor, tim gabungan sejak tadi malam juga melakukan penjagaan jalur.

Mereka melakukan penjagaan untuk mengatur armada angkutan besar agar mengambil rute lewat Balangan, tidak boleh mengambil rute melewati Kelua.

Penjagaan direncanakan akan dilakukan terus karena saat ini memang sudah dilakukan sosialisasi untuk armada besar agar tidak melintas di jalan Kelua.

Penulis: Dony Usman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved