4 Penyebab Kentut Berbau Lebih Busuk dari Biasanya, Jengkol dan Petai Masuk Gak Ya?

Aroma kentut setiap orang pun berbeda-beda, ada orang yang memiliki suara kentut kencang namun tidak berbau

4 Penyebab Kentut Berbau Lebih Busuk dari Biasanya, Jengkol dan Petai Masuk Gak Ya?
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kentut atau fatulensi normal terjadi pada setiap orang. Dalam sehari, rata-rata seseorang bisa kentut sebanyak 14 kali.

Mengeluarkan setengah liter sampai lebih dari dua liter gas dalam waktu sehari.

Aroma kentut setiap orang pun berbeda-beda, ada orang yang memiliki suara kentut kencang namun tidak berbau, dan ada juga orang tanpa suara namun memiliki aroma yang nyaris tidak sedap, dan membuat orang sekitar menutup hidung.

Jika kalian memiliki aroma kentut tidak sedap, bisa jadi sesuatu yang kalian makan adalah penyebabnya.

Baca: Patut Dicoba! 7 Hal Ini Bila Dilakukan Bisa Menghindari Bahaya Kanker

Terdapat penjelasan ilmiah, mengapa kentut berbau tidak sedap.

1. Mikroba usus-bakteri-mikroba bioma

Selama proses pencernaan, bakteri usus menghasilkan senyawa yang mengandung belerang seperti hidrogen sulfida yang membuat bau busuk di dalam kentut.

Menurut Federick Gandolfo, MD, seorang ahli gastroenterologi di Precision Digestive Care di Huntington, New York, makanan yang kalian konsumsi dapat memengaruhi populasi bakteri yang hidup di usus besar, dan memengaruhi aroma kentut kalian.

2. Makanan kaya akan belerang

Halaman
123
Editor: Murhan
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved