Berita Tanahlaut

Pohon Kelapa Sawit PT Bangun Kalimantan Dirusak Eksavator Misterius

Pengrusakan lahan itu akibat aktivitas satu unit alat berat jenis eksavator misterius di areal lahan hak guna usaha PT Bangun Kalimantan

Pohon Kelapa Sawit PT Bangun Kalimantan Dirusak Eksavator Misterius
ISTIMEWA
Inilah lahan perkebunan kelapa sawit PT Bangun Kalimantan, di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut yang dirusak alat berat misterius, Jumat (17/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sekitar lima batang pohon kelapa sawit di lahan perkebunan PT Bangun Kalimantan di Desa Sabuhur, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanahlaut, dirusak, Jumat (17/11/2017).

Pengrusakan lahan itu akibat aktivitas satu unit alat berat jenis eksavator misterius di areal lahan hak guna usaha PT Bangun Kalimantan, blok A4 tahun tanam 2011.

Pengrusakan pohon kelapa sawit itu terjadi pada 14 November 2017, sekitar pukul 17.00 Wita. Petugas pengamana kebun PT Bangun Kalimantan tak berdaya menghentikan aktivitas alat berat tersebut.

Baca: Hore, Pelaku Pamer Burung di Kayu Tangi Akhirnya Tertangkap, Warganet : Awak Sudah Bau Tanah

Kasus itu kini diadukan Manajer Kebun PT Bangun Kalimantan, Arin Fahrinnadi ke Mapolres Tanahlaut secara tertulis. Itu diakuinya setelah berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Sabuhur dan Kepala Desa Sabuhur serta ke Polsek Jorong.

"Aktivitas alat berat itu hingga kini masih menggali dan sekitar lima pohon kelapa sawit yang produksi tumbang ditimbuni tanah bekas galian alat berat tersebut," katanya.

Baca: Usai Raih Tiket ke Semifinal Liga 2, Skuat Martapura FC Kembali ke Banua

Fahrinnadi mengaku surat pengaduan tertulis di Mapolres Tanahlaut itu perihal laporan pengrusakan lahan perkebunan.

Ia juga melampirkan bukti seperti fotokopi sertifikat HGU dan perizinan usaha perkebunan dari Pemerintah Kabupaten Tanahlaut pada 2008 silam dan titik koordinat lahan yang dirusak.

"Jika pengrusakan lahan kebun itu dikhawatirkan mengganggu investasi perkebunan dan mengganggu stabilitas keamanan. Kami tak ingin terjadi bentrok di lapangan," katanya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help