BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Kapal Kelambau Dua Kali Ngadat Tiba-tiba Saat Pencarian Korban Kapal Karam

Sedangkan ciri-ciri korban masih jelas diketahui hanya mengenakan kaus merah lengan panjang dan celana training warna biru.

Kapal Kelambau Dua Kali Ngadat Tiba-tiba Saat Pencarian Korban Kapal Karam
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Tim gabungan Pos SAR dan Lanal Kotabaru mengevakuasi mayat korban kapal nelayan yang karam di perairan Masalima. Foto dirilis Sabtu (18/11/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bau tidak sedap begitu tercium saat beberapa tim gabungan Pos SAR dan TNI AL KMP Kelambau menaikan kantong jenazah berisi mayat, korban kapal nelayan porseine KM Makmur Rejeki asal Pati, Jawa Tengah yang karam beberapa hari lalu di Perairan Masalima.

Mayat korban yang belum diketahui identitasnya yang mengeluarkan aroma bau busuk, karena saat ditemukan mengapung di perairan Masalima, Kecamatan Liu Kan Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (17/11/2017) kemarin tubuhnya sudah rusak.

Selain seluruh tubuh membengkak, kulit terkelupas, perut menggelembung, dan seluruh rambut korban terlepas.

Sedangkan ciri-ciri korban masih jelas diketahui hanya mengenakan kaus merah lengan panjang dan celana training warna biru.

Saat dievakuasi dari KAL Kelambau mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit umum Kotabaru untuk dilakukan visum.

Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Kotabaru Letkol Laut (E) Joko Andriyanto dikonfirmasi di pangkalan pendaratan ikan (PPI) Kotabaru mengatakan, hari ini sudah hari keenam dari sesuai prosedur Pos SAR dan TNI AL yakni tujuh hari.

Namun dari enam korban yang hilang, baru satu korban yang berhasil ditemukan.

Joko mengungkapkan, pihaknya tetap mengaktifkan pemantauan aktivitas melalui pos angkatan laut (Posal) Tanjung Pelayar, Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar Kotabaru.

"Seandainya ada laporan-laporan nelayan tetap akan aksi," kata Joko didampingi Palaksa Mayor Laut (P) Nurwahidin, Pasintel Kapten Laut (S) Memor Dimas W, dan Danden Pomal Lanal Kotabaru Kapten Laut (PM) Bayu Istiyoko, dan Koordinator Pos SAR Teguh Prasetyo.

Pihaknya juga menyiapkan KAL Kelambau jika sewaktu-waktu diperlukan bisa langsung bergerak menuju lokasi.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help