BanjarmasinPost/

Berita Kotabaru

Terkait Soal Proyek Pokran, Ini Penjelasan Ketua DPRD Kotabaru

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru setiap tahun menganggarkan dana aspirasi dengan estimasi Rp 1 miliar peranggota dewan.

Terkait Soal Proyek Pokran, Ini Penjelasan Ketua DPRD Kotabaru
panoramio.com
Gedung DPRD Kotabaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotabaru setiap tahun menganggarkan dana aspirasi dengan estimasi Rp 1 miliar peranggota dewan.

Angka tersebut lebih kecil dari unsur pimpinan yang nilainya lebih fantastis hingga mencapai Rp 2 miliar.

Sementara anggota dewan berjumlah 35 orang.

Puluhan miliar dana aspirasi dianggarkan bukan diterima langsung masing-masing anggota dewan.

Namun dana tersebut 'dititipkan' ke beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk kegiatan proyek pokran (pokok pikiran dewan).

Dana 'dititipkan' ke SPKD tertentu yang banyak terdapat kegiatan fisik khususnya, dengan besaran anggaran rata-rata mencapai Rp 1 miliar per-SKPD baru akan digunakan saat penyerapan aspirasi di lapangan.

Misal, ketika masyarakat meminta untuk dibangunkan infrastruktur fisik sesuai kebutuhan mereka atau hasil tinjau lapangan, oleh anggota dewan kebutuhan itu akan disampaikan ke SKPD terkait untuk direalisasikan menggunakan anggaran yang 'dititipkan' di SKPD.

Namun ironisnya, desas desus berkembang di lapangan, penggunaan dana aspirasi atau pokran, baik pelaksanaan proyek fisik maupun pengadaan, beberapa dikerjakan oknum anggota dewan.

Baca: Bandara Kualanamu Dijaga Ketat, Jelang Kedatangan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution

Sementara hasil penelusuran di beberapa SKPD, selain kegiatan fisik, tapi juga menyangkut pengadaan. Di antaranya penyediaan fasilitas berupa sarana seperti kebutuhan nelayan atau petani.

Halaman
1234
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help