Berita Kalteng

Gubernur Kalteng Dilematis Menambah Dana Bosda untuk Bantu Sekolah

Ini , karena dana untuk biaya pendidikan itu sudah lebih dari 20 persen dari total APBD Kalimantan Tengah

Gubernur Kalteng Dilematis Menambah Dana Bosda untuk Bantu Sekolah
faturahman
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Gubernur Kalimantan Tengah mengaku sangat dilematis untuk meningkatkan dana untuk biaya operasional sekolah (BOS) daerah.

Ini , karena dana untuk biaya pendidikan itu sudah lebih dari 20 persen dari total APBD Kalimantan Tengah yang jumlahnya mencapai 4 triliun lebih.

"Kita masih menyeimbangkan antara dana untuk infrastruktur dengan dana pendidikan, kami memang berupaya untuk meningkatkan pendapatan melalui sumbangan pihak ketiga,"ujarnya.

Tetapi lanjut dia, upaya menambah PAD dengan pengenaan perda npmor 27/2017 tersebut ternyata dipermasalahkan, oleh pengusaha sehingga sampai saat ini masih di revisi,"ujarnya lagi.

Menurut Sugianto, perbaikan infrastruktur juga penting karena saat ini Kalteng akan mengembangkan pertanian padi organik dan jagung serta peternakan.

"Jika program tersebut sukses tentu akan mampu menambah pendapatan daerah, dan dana BOS pun bisa bertambah," ujarnya.

Sementara itu, hingga, Selasa (21/11/2017)pihak sekolah masih kebingungan dalam mencari tambahan dana untuk operasional setelah gencarnya satgas saber pungli memproses hukum sekolah yang memungut biaya kepada orang tua siswa. (faturahman/www.banjarmasinpost.co.id)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved