Selebrita

Mendapat Pesan dari Laila Sari, Mongol Stres: Kita Bukan Artis, tapi Pekerja Seni

Setibanya di rumah duka, Mongol yang biasa dipanggil "Ongo-Ongol" oleh mendiang Mak Laila langsung masuk

Mendapat Pesan dari Laila Sari, Mongol Stres: Kita Bukan Artis, tapi Pekerja Seni
warta kota
KOMIKA Mongol di rumah Mak Laila atau Laila Sari di Gang Badilah Satu, RT 03 RW 04, Kelurahan Tangki, Kecamata Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sekitar pukul 12 tengah malam, Komika Mongol Stres mendatangi rumah duka Mak Laila atau Laila Sari di gang Badilah Satu, RT 03 RW 04, Keluarahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Setibanya di rumah duka, Mongol yang biasa dipanggil "Ongo-Ongol" oleh mendiang Mak Laila langsung masuk dan berdoa di samping jasad Mak Laila.


JENAZAH Laila Sari di kediamannya di Gang Badilah Satu, RT 03 RW 04, Keluarahan Tangki, Kecamata Taman sari, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017) malam. (m15/Hamdi Putra)

Mongol mengaku mendapat kabar dari teman-temannya sesama komedian dan juga dari grup Persatuan Artis Film Indonesia (Parfindo) saat sedang berada di Bandara Soekarno Hatta.

"Dapat kabar dari temen-temen comic 8 dan grup parfindo. Tadi gue lagi di bandara dari manggung di luar kota langsung ke sini," kata Mongol kepada Warta Kota.

Mongol mengaku bahwa ia sangat dekat dengan almarhumah Mak Laila karena sempat terlibat dalam beberapa proyek yang sama. Sosok Mak Laila di mata Mongol adalah seperti neneknya sendiri, tauladan atau contoh yang baik dari sisi pengalaman di dunia seni dan cara mensyukuri hidup.

"Lumayan deket karena beberapa proyek sama mak. Terakhir comic 8 bagian satu yang perampokan bank. Gw paling deket sama mak karena sama sama cablak, ngobrolnya enak. Beliau tidak pernah menggurui tapi kayak semacam menasehati. Ngol, ingat! kita bukan artis tapi kita adalah pekerja seni. Kalau pekerja seni ngejar karir bukan ngejar sensasi. gw mencontoh beliau," sambung Mongol.


SEBAGIAN kenangan Laila Sari di rumahnya, di Gang Badilah Satu, RT 03 RW 04, Keluarahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (20/11/2017) malam. (m15/Hamdi Putra)

Selain itu, salah satu momen paling berkesan bagi Mongol bersama Mak Laila adalah ketika nongkrong dan makan di Museum bank Mandiri, Kawasan Kota Tua, Jakarta.

"Yang paling berkesan buat gue salah satunya adalah ketika nongkrong di museum bank mandiri, makan. Waktu nongkrong sama mak, tidak ada sekat pembatas antara senior dan junior. Sebagai seorang nenek kepada cucunya itu enak banget," kenang Mongol.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved