Kriminalitas Tanahlaut

Penasihat Hukum Suwito Cs Minta Hadirkan Rekaman CCTV yang Berada di Ruang Penyidik

Penasihat hukum terdakwa Suwito Cs, Ali Murtadlo meminta majelis hakim menghadirkan rekaman kamera pengintai (CCTV) yang berada di

Penasihat Hukum Suwito Cs Minta Hadirkan Rekaman CCTV yang Berada di Ruang Penyidik
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Ketiga terdakwa warga Desa Ambawang yang berkelahi dengan penggali parit batas lahan di HGU Desa Ambawang menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pelaihari, Selasa (21/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Penasihat hukum terdakwa Suwito Cs, Ali Murtadlo meminta majelis hakim menghadirkan rekaman kamera pengintai (CCTV) yang berada di ruang penyidik Satreskrim Polres Tanahlaut dibawa ke persidangan.

Itu dikatakan Ali sebelum majelis hakim menutup sidang lanjutan kasus perkelahian petani karet di Desa Ambawang dengan pekerja penggali parit batas lahan di HGU, Selasa (21/11/2017).

Majelis hakim yang dipimpin Boedi Haryantho dan dua hakim anggota, Leo Mampe Hasugian dan Harries Konstituanto, meminta keterangan saksi penyidik Satreskrim Polres Tanahlaut, bernama Andy.

Baca: Ya Tuhan, Suami Fairuz Ungkap Cerita Laila Sari Jadi Tulang Punggung Keluarga di Usia 82

Baca: 7 Kereta Kencana Dibawa dari Solo untuk Kirab Kahiyang Ayu - Bobby di Medan

Keterangan Andy di hadapan majelis hakim itu untuk disesuaikan keterangannya dengan bantahan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Marwoto.

Sidang pekan lalu itu, Marwoto membantah berita acara pemeriksaan di hadapan penyidik kepolisian, bahwa dirinya tak melihat Marwoto Cs mencederai saksi korban, Nur Ifansyah.

Tak hanya itu, satu penyidik bernama Juniarto juga akan dihadirkan ke hadapan majelis hakim untuk didengar keterangannya.

Itu karena satu terdakwa bernama Suwito juga membantah satu poin keterangan di berita acara pemeriksaannya.

Majelis hakim berpedoman terhadap berita acara penetapan terhadap tersangka Suwito.

Ia yang kini berstatus terdakwa membantah melibatkan dua terdakwa lainnya, Rasmo dan Pendukung Y Lada mencederai saksi korban Nur Ifansyah, warga Tapin.

Majelis hakim menunda persidangan satu hari, untuk memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa Suwito Cs yang meminta rekaman kamera CCTV di ruang penyidik Satreskrim Polres Tanahlaut untuk dibuka di dalam persidangan pada Rabu (22/11/2017) besok. (BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved